Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

11

Sep

Gangguan Sistem ATC Inggris Batalkan Lebih dari 2.000 Penerbangan

Dunia penerbangan Inggris sempat mengalami gangguan besar pada awal September 2026. Masalah teknis pada sistem pengatur lalu lintas udara membuat lebih dari 2.000 penerbangan terdampak dan menyebabkan kekacauan di sejumlah bandara.

Gangguan tersebut terjadi pada 8 September 2026 dan melibatkan sistem milik NATS (National Air Traffic Services), operator pengatur lalu lintas udara Inggris. Meskipun masalah utama berhasil diperbaiki dalam beberapa jam, dampaknya masih terasa hingga hari berikutnya karena maskapai harus mengatur ulang jadwal, pesawat, dan kru yang sebelumnya ikut terdampak. ?

Apa yang Terjadi?

Masalah bermula dari gangguan pada sistem pemrosesan data penerbangan NATS. Sistem tersebut memiliki peran penting dalam membantu pengelolaan lalu lintas udara, sehingga ketika mengalami gangguan, dampaknya bisa langsung menyebar ke berbagai bandara.

Pada hari kejadian, lebih dari 1.000 penerbangan dilaporkan dibatalkan dan ratusan lainnya mengalami keterlambatan. Setelah memasuki hari berikutnya, total penerbangan yang terdampak atau dibatalkan telah mencapai lebih dari 2.000. Setidaknya 15 bandara di Inggris ikut merasakan dampaknya. ?

Bandara Besar Ikut Terdampak

Gangguan tidak hanya terjadi di satu bandara. Heathrow, Gatwick, Birmingham, Stansted, dan sejumlah bandara lainnya mengalami pembatalan serta keterlambatan.

Heathrow menjadi salah satu bandara yang mengalami dampak cukup besar. Sejumlah penerbangan harus ditunda, sementara beberapa penerbangan lainnya dibatalkan atau dialihkan.

Bagi maskapai, masalahnya tidak berhenti ketika sistem ATC kembali berfungsi. Pesawat yang seharusnya berada di satu bandara bisa tertahan di lokasi lain, begitu pula dengan awak pesawat. Akibatnya, jadwal penerbangan berikutnya ikut terganggu. ?

Penumpang Harus Menghadapi Efek Berantai

Buat penumpang, gangguan seperti ini bisa jauh lebih rumit dibanding sekadar penerbangan terlambat.

Ketika satu penerbangan dibatalkan, penumpang harus mencari penerbangan pengganti. Dalam kondisi ribuan penerbangan terdampak secara bersamaan, kursi penerbangan berikutnya menjadi terbatas dan antrean di bandara bisa semakin panjang.

Sejumlah penumpang juga mengalami masalah bagasi dan harus menunggu lebih lama untuk mendapatkan informasi mengenai penerbangan mereka.

Efek berantai tersebut bahkan membuat gangguan tetap terasa pada 9 September, meskipun masalah teknis utama telah diselesaikan. Maskapai membutuhkan waktu untuk mengembalikan posisi pesawat dan kru ke jadwal normal. ?

Maskapai Mulai Kritik NATS

Gangguan ini kemudian memicu kritik dari sejumlah maskapai.

Ryanair dan Wizz Air termasuk maskapai yang meminta adanya perubahan besar pada sistem dan pengelolaan NATS. Ryanair bahkan menyerukan agar CEO NATS, Martin Rolfe, mengundurkan diri. ?

Pada 10 September, CEO Ryanair Michael O'Leary kembali mengkritik NATS dan menuduh perusahaan tersebut memberikan penjelasan yang tidak konsisten mengenai penyebab gangguan. NATS sendiri belum memberikan tanggapan terhadap tuduhan terbaru tersebut. ?

Bukan Serangan Siber

Salah satu hal yang menjadi perhatian setelah gangguan terjadi adalah kemungkinan serangan siber.

Namun, pemerintah Inggris menyatakan bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh serangan siber. Masalah yang terjadi berkaitan dengan sistem teknis pemrosesan penerbangan NATS.

Pemerintah kemudian meminta penyelidikan untuk mengetahui akar masalah dan mencari tahu bagaimana gangguan serupa dapat dicegah agar tidak kembali mengganggu jaringan penerbangan Inggris. ?

Kenapa Gangguan ATC Bisa Berdampak Besar?

Sistem ATC merupakan salah satu bagian penting dalam operasional penerbangan. Pesawat tidak bisa begitu saja terbang tanpa koordinasi dengan pengatur lalu lintas udara.

Ketika sistem mengalami masalah, jumlah pesawat yang dapat ditangani dengan aman harus dibatasi. Akibatnya, penerbangan bisa mengalami penundaan, pengalihan rute, hingga pembatalan.

Masalahnya kemudian semakin besar karena penerbangan saling terhubung. Pesawat yang terlambat dari penerbangan pertama dapat menyebabkan penerbangan berikutnya ikut terlambat. Kru yang tertahan di bandara lain juga dapat membuat penerbangan selanjutnya tidak bisa beroperasi sesuai jadwal.

Inilah yang membuat satu gangguan teknis bisa berkembang menjadi masalah besar di jaringan penerbangan.

Pelajaran untuk Dunia Penerbangan

Gangguan di Inggris kembali menunjukkan betapa pentingnya sistem teknologi dan infrastruktur dalam industri penerbangan modern.

Bukan hanya pesawat dan bandara yang harus memiliki sistem yang andal. Pengatur lalu lintas udara juga membutuhkan teknologi dengan tingkat keandalan tinggi karena gangguan kecil dapat memberikan dampak ke ribuan penumpang dan banyak maskapai sekaligus.

Bagi penumpang, kejadian ini juga menjadi pengingat bahwa perubahan jadwal penerbangan bisa terjadi karena faktor yang berada di luar kendali maskapai.

Untuk saat ini, jaringan penerbangan Inggris terus berusaha kembali ke kondisi normal. Namun, perhatian publik masih tertuju pada hasil investigasi mengenai penyebab gangguan dan langkah yang akan dilakukan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi.

Satu gangguan sistem mungkin hanya berlangsung beberapa jam, tetapi dampaknya bisa terasa sampai berhari-hari di seluruh jaringan penerbangan.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS