Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Larangan study tour untuk sekolahan se-Jawa Barat dilakukan oleh Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Berdasaran Kompas.com, Selasa (25/2/2025), Dedi menyampaikan bahwa ia akan memberikan sanksi tegas kepada pihak sekolah yang tetap mengadakan study tour keluar dari Jawa Barat
· Apa alasan Dedi melarang kegiatan untuk siswa tersebut? Sejak kapan awal mula larangan study tour?
Mulanya larangan study tour pertama kali diucapkan Dedi ketika ia menjelaskan program kerjanya ketika dilantik di Istana, Jakarta Pusat, Kamis (20/2025). "Ini kinerja saya pertama ingin membenahi manajemen di kependidikan di Provinsi Jawa Barat," ujar Dedi.
"Karena isu PIP (Program Indonesia Pintar), pungutan, study tour, itu isu yang begitu meresahkan masyarakat di Jawa Barat," tambahnya. Kemudian, Dedi menyebutkan bahwa salah satu sekolah yang akan diperiksa adalah SMAN 6 Depok yang dimana mereka tetap mengadakan study tour ke Jawa Timur dan Bali. Tapi, sebelumnya ia sudah mengimbau agar kegiatan tersebut tidak dilakukan. Pihaknya juga menyelidiki keberadaan pungutan liar di sekolah tersebut.
· Kenapa study tour dilarang?
Menurut Dedi, study tour ini membebani finansial yang harus ditanggung orangtua murid dan terutama pada risiko keselamatan murid selama kegiatan. Kegiatan study tour SMAN 6 Depok ke Jawa Timur dan Bali bisa menjadi contoh. Dedi mengatakan, biaya perjalanan mencapai Rp 3,5 juta per murid, belum ditambah uang saku. Hasilnya, total biaya perjalanan bisa berkisar dari Rp 4,5 juta sampai Rp 5,5 juta per murid.
Oleh karena itu Dedi berpendapat, tidak sedikit orangtua murid yang harus berutang demi membayar biaya study tour. Hal tersebut menyebabkan beban ekonomi keluarga bertambah.
Dedi menegaskan bahwa larangan study tour bukan berarti larangan untuk berfoto bersama teman-teman seangkatan. "Kami membaca berbagai postingan di media sosial, ada yang mengartikan larangan ini secara keliru, seperti larangan berswafoto atau berfoto bersama teman seangkatan. Saya tegaskan, yang kami larang adalah kegiatan study tour, kunjungan ilmiah, atau kunjungan industri yang membebani orang tua siswa secara finansial," bunyi pernyataan Dedi Mulyadi dalam akun Instagram @dedimulyadi71. Ia menambahkan, kegiatan study tour dan perpisahan tetap bisa dilakukan di lokasi yang dekat, tanpa biaya besar.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments