Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Kalau mendengar kata danau, yang biasanya terbayang adalah perairan tawar yang dikelilingi pegunungan atau pepohonan. Namun, gambaran tersebut tidak sepenuhnya berlaku di Danau Weekuri, Sumba.
Perairan yang berada di Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur, ini memiliki air asin dengan warna biru kehijauan yang jernih. Dari atas, bentuknya bahkan terlihat seperti kolam alami yang tersembunyi di antara vegetasi hijau dan tebing batu.
Lantas, kenapa sebuah “danau” bisa memiliki air asin?
Jawabannya ada pada bentuk geografisnya.
Danau Weekuri berada di Desa Kalenarogo, Kecamatan Kodi Utara, Sumba Barat Daya. Secara karakter, perairan ini merupakan laguna, bukan danau air tawar yang terpisah sepenuhnya dari laut.
Air laut masuk melalui celah-celah batu karang yang mengelilingi kawasan tersebut. Karena itulah air di dalamnya tetap memiliki rasa asin.
Keunikan inilah yang membuat Danau Weekuri berbeda dari kebanyakan danau yang dikenal wisatawan.
Dari permukaan, wisatawan seperti sedang berada di sebuah danau tenang. Namun jika melihat lebih jauh, perairan tersebut ternyata memiliki hubungan langsung dengan ekosistem laut di sekitarnya.
Salah satu hal yang paling mencolok dari Danau Weekuri adalah warna airnya.
Pada kondisi tertentu, airnya terlihat biru kehijauan atau toska, dengan bagian yang dangkal tampak lebih terang. Kejernihan air juga memungkinkan bagian dasar perairan terlihat dari permukaan.
Perbedaan warna tersebut membuat laguna terlihat semakin kontras dengan vegetasi hijau dan batuan di sekelilingnya.
Jika dilihat dari ketinggian, bentuk Danau Weekuri bahkan terlihat seperti kolam besar berwarna turquoise yang berada tepat di tepi laut.
Pemandangan ini menjadi salah satu alasan kawasan tersebut menarik untuk fotografi dan wisata alam.
Meski terhubung dengan laut, suasana di dalam laguna terasa jauh lebih tenang dibandingkan perairan laut terbuka.
Karakter tersebut membuat Danau Weekuri sering dimanfaatkan wisatawan untuk menikmati air, berenang, atau sekadar bersantai di sekitar laguna. Indonesia Travel juga memasukkan Weekuri sebagai salah satu daya tarik wisata alam Sumba dan menyebut akses menuju kawasan tersebut dapat ditempuh dengan berjalan kaki atau kendaraan roda dua.
Namun, kondisi air dan keamanan tetap perlu diperhatikan saat berenang, terutama karena lingkungan alam dapat berubah mengikuti kondisi cuaca dan laut.
Keindahan Danau Weekuri bukan hanya berasal dari warna airnya.
Laguna ini dikelilingi batuan dan vegetasi hijau yang menciptakan suasana alami. Di salah satu sisi, wisatawan juga dapat melihat laut lepas yang berada di balik batuan pembatas laguna.
Kontras antara air laguna yang tenang dan ombak laut yang lebih terbuka menjadi salah satu pemandangan yang menarik ketika berada di kawasan ini.
Dari atas tebing, wisatawan bisa melihat perbedaan karakter kedua perairan tersebut dalam satu pandangan.
Sumba memang dikenal memiliki lanskap yang cukup berbeda dibandingkan banyak destinasi lain di Indonesia.
Savana, bukit, pantai, kampung adat, hingga kawasan pesisir menjadi bagian dari karakter pulau ini.
Danau Weekuri menambah variasi tersebut.
Wisatawan yang biasanya mengenal Sumba melalui padang savana atau pantai dapat menemukan pengalaman yang berbeda ketika mengunjungi sebuah laguna air asin yang tersembunyi di balik batuan.
Karena itu, perjalanan ke Sumba sebenarnya tidak hanya menawarkan satu jenis pemandangan.
Danau Weekuri juga dapat dimasukkan ke dalam perjalanan menjelajahi kawasan Sumba Barat Daya.
Salah satu destinasi yang berada dalam kawasan wisata Sumba Barat Daya adalah Pantai Mandorak, yang juga dikenal dengan karakter pantai dan tebing batuannya.
Dalam paket perjalanan yang dipublikasikan Indonesia Travel, Laguna Weekuri bahkan dikombinasikan dengan kunjungan ke Pantai Mandorak dan sejumlah destinasi Sumba lainnya.
Artinya, wisatawan tidak harus menjadikan Danau Weekuri sebagai tujuan tunggal. Laguna ini bisa menjadi salah satu bagian dari rute perjalanan yang mengeksplorasi pesisir dan budaya Sumba Barat Daya.
Dengan air berwarna turquoise dan lanskap yang dramatis, Danau Weekuri memang mudah menjadi objek fotografi.
Tetapi daya tariknya sebenarnya lebih dari itu.
Keberadaan laguna menunjukkan bagaimana bentang alam pesisir dapat menciptakan ekosistem yang berbeda dari laut terbuka. Wisatawan dapat melihat bagaimana air laut, batuan, vegetasi, dan bentuk garis pantai membentuk satu lanskap yang unik.
Pengalaman seperti ini membuat perjalanan tidak hanya berorientasi pada foto, tetapi juga memberikan kesempatan untuk mengenali karakter alam suatu destinasi.
Danau Weekuri merupakan contoh bagaimana keunikan alam dapat menjadi bagian dari identitas sebuah destinasi.
Sumba tidak harus mengandalkan satu jenis atraksi untuk menarik wisatawan. Savana menawarkan pengalaman lanskap, kampung adat menawarkan pengalaman budaya, sementara Danau Weekuri menawarkan pengalaman alam pesisir yang berbeda.
Dalam strategi pariwisata, variasi seperti ini penting karena dapat membuat wisatawan memiliki lebih banyak alasan untuk memperpanjang perjalanan dan mengeksplorasi wilayah yang lebih luas.
Sebuah destinasi bahkan bisa memiliki daya tarik yang kuat hanya karena memiliki fenomena geografis yang sulit ditemukan di tempat lain.
Danau Weekuri mungkin terlihat seperti danau biasa ketika pertama kali dilihat.
Namun, airnya asin karena berasal dari laut. Bentuknya merupakan laguna yang terbentuk di kawasan pesisir, sementara warna biru kehijauan dan kejernihan airnya membuat tempat ini terlihat seperti kolam alami raksasa di tengah lanskap Sumba.
Inilah yang membuat Danau Weekuri menarik untuk dimasukkan dalam daftar perjalanan ke Sumba.
Karena terkadang, destinasi yang paling bikin penasaran justru adalah tempat yang tidak sesuai dengan apa yang kita bayangkan dari namanya.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments