Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Di sebuah kota kecil bernama Mohács, Hungaria, ada tradisi yang membuat jalanan dipenuhi orang berkostum aneh dan mengenakan topeng kayu dengan wajah menyeramkan.
Namanya Busójárás.
Setiap tahunnya, masyarakat berkumpul dengan mengenakan mantel berbulu, topeng bertanduk, dan membawa berbagai perlengkapan tradisional. Suasananya ramai, berisik, dan penuh warna.
Sekilas, tradisi ini mungkin terlihat seperti parade kostum.
Namun sebenarnya, Busójárás merupakan tradisi masyarakat yang berkaitan dengan datangnya musim semi dan upaya mengusir musim dingin.
Hal yang paling mudah dikenali dari Busójárás adalah topeng Busó.
Topeng tersebut biasanya terbuat dari kayu dan memiliki bentuk wajah yang dibuat menyeramkan, lengkap dengan tanduk, gigi, hidung besar, atau ekspresi yang tidak biasa.
Para peserta juga mengenakan mantel berbulu dan membawa lonceng atau perlengkapan lain yang menghasilkan suara.
Penampilan tersebut memang sengaja dibuat mencolok.
Topeng dan kostum menjadi bagian penting dari karakter Busó yang muncul selama perayaan.
Topeng dalam Busójárás bukan hanya aksesori untuk membuat penampilan terlihat unik.
Tradisi ini memiliki kaitan dengan cerita dan kepercayaan masyarakat Šokci, komunitas Slavia Selatan yang tinggal di wilayah Mohács.
Salah satu legenda lokal menceritakan bahwa masyarakat menggunakan penampilan menyeramkan untuk menakuti dan mengusir pasukan Ottoman.
Meskipun kisah tersebut merupakan bagian dari legenda, tradisi Busójárás kemudian berkembang menjadi perayaan yang berkaitan dengan mengusir musim dingin dan menyambut musim semi.
Karena itu, suara keras, topeng, api, dan suasana ramai menjadi bagian dari perayaan.
Ketika parade berlangsung, jalanan Mohács dipenuhi suara.
Lonceng yang dikenakan peserta berbunyi ketika mereka bergerak.
Musik tradisional dimainkan, sementara peserta berjalan dan menari di sekitar kota.
Suasana tersebut memang dibuat meriah.
Bagi masyarakat setempat, suara dan keramaian menjadi bagian dari karakter Busójárás.
Bukan hanya apa yang terlihat, tetapi juga suara yang membuat tradisi ini terasa hidup.
Salah satu bagian penting dari perayaan adalah api unggun.
Dalam rangkaian tradisinya, terdapat simbolisasi berakhirnya musim dingin dan datangnya musim semi.
Api kemudian menjadi salah satu bagian yang paling menarik secara visual.
Cahaya api berpadu dengan topeng kayu, kostum berbulu, dan kerumunan masyarakat.
Tradisi yang sudah berlangsung turun-temurun tersebut akhirnya menjadi salah satu perayaan budaya paling dikenal dari Mohács.
Jika hanya melihat foto Busójárás, orang mungkin mengira ini adalah festival kostum biasa.
Padahal, tradisi tersebut memiliki hubungan dengan sejarah, komunitas, cerita rakyat, dan kehidupan masyarakat Mohács.
Ada pembuat topeng.
Ada kelompok yang mengenakan kostum.
Ada pemusik.
Ada masyarakat yang ikut merayakan.
Semuanya membentuk sebuah tradisi yang tidak hanya dilakukan untuk wisatawan.
Masyarakat lokal tetap menjadi bagian utama dari perayaan tersebut.
Salah satu alasan Busójárás tetap bertahan adalah adanya proses pewarisan antargenerasi.
Pengetahuan tentang pembuatan topeng, kostum, musik, dan tradisi tidak hanya disimpan dalam catatan sejarah.
Semua itu dipelajari dan dilakukan kembali oleh masyarakat.
Generasi muda juga dapat ikut mengambil bagian dalam perayaan.
Dengan begitu, Busójárás tidak berhenti sebagai peninggalan masa lalu.
Tradisinya terus dilakukan oleh orang-orang yang hidup di masa sekarang.
Busójárás memiliki nilai budaya yang begitu kuat hingga pada 2009 UNESCO memasukkannya ke dalam Representative List of the Intangible Cultural Heritage of Humanity.
Pengakuan tersebut membuat tradisi dari Mohács semakin dikenal secara internasional.
Namun, status sebagai warisan budaya bukan berarti Busójárás hanya menjadi pertunjukan untuk wisatawan.
Justru yang membuatnya penting adalah hubungan tradisi tersebut dengan masyarakat yang terus menjalankannya.
Selama perayaan berlangsung, ruang kota berubah.
Jalanan menjadi tempat berkumpul.
Alun-alun menjadi ruang pertunjukan.
Musik terdengar dari berbagai arah.
Orang-orang mengenakan kostum tradisional dan berjalan bersama.
Batas antara penonton dan pelaku pertunjukan pun terasa lebih tipis.
Seluruh kota seolah menjadi bagian dari pertunjukan budaya.
Bagi wisatawan, Busójárás memberikan pengalaman yang berbeda.
Wisatawan tidak hanya melihat bangunan atau museum, tetapi dapat menyaksikan sebuah tradisi ketika benar-benar sedang berlangsung.
Topeng, musik, kostum, parade, dan api membuat pengalaman tersebut sangat visual.
Namun yang paling menarik adalah cerita di balik semuanya.
Setiap topeng bukan sekadar benda. Setiap kostum bukan sekadar pakaian. Semuanya merupakan bagian dari tradisi yang diwariskan masyarakat Mohács.
Busójárás memperlihatkan bagaimana sebuah tradisi lama bisa tetap relevan di zaman modern.
Topeng kayu masih dibuat.
Kostum masih dikenakan.
Musik masih dimainkan.
Dan masyarakat masih berkumpul untuk merayakannya.
Perayaan tersebut akhirnya menjadi pengingat bahwa budaya tidak harus selalu berada di masa lalu.
Selama masih dilakukan, budaya akan terus memiliki kehidupan.
Dan di Mohács, musim dingin tidak hanya ditunggu untuk berakhir.
Ia diusir dengan topeng, suara, api, dan sebuah tradisi yang sudah diwariskan selama berabad-abad.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments