Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

28

Aug

Tips Liburan ke Eropa Biar Nggak Boncos dan Salah Rencana

Liburan ke Eropa memang terdengar menyenangkan. Banyak kota bersejarah, bangunan ikonik, kuliner khas, sampai negara-negara yang bisa dikunjungi dalam satu perjalanan.

Tapi ada satu kesalahan yang sering dilakukan first-time traveler:

ingin mengunjungi terlalu banyak tempat dalam waktu yang terlalu singkat.

Padahal, perjalanan ke Eropa akan jauh lebih nyaman kalau direncanakan dengan strategi yang tepat.

1. Jangan Terlalu Banyak Negara dalam Satu Trip

Karena jarak antarnegara di Eropa terlihat dekat di peta, banyak traveler berpikir bisa mengunjungi beberapa negara sekaligus.

Secara teknis memang bisa.

Tapi pindah kota berarti harus menghitung waktu untuk menuju stasiun atau bandara, check-in, membawa koper, dan perjalanan menuju penginapan berikutnya.

Daripada mengejar lima negara dalam tujuh hari, lebih baik pilih dua atau tiga negara yang rutenya berdekatan.

Misalnya:

Prancis ? Swiss ? Italia

Dengan begitu, waktu perjalanan tidak terlalu banyak terbuang di transportasi.

2. Tentukan Rute Sebelum Booking Hotel

Jangan langsung booking hotel hanya karena menemukan harga murah.

Tentukan dulu urutan kota yang ingin dikunjungi, kemudian baru cari penginapan.

Hotel yang murah tetapi lokasinya jauh dari pusat kota bisa membuat biaya transportasi dan waktu perjalanan bertambah.

Untuk perjalanan multi-city, pilih penginapan yang dekat dengan stasiun kereta atau transportasi umum.

Hal sederhana ini bisa membuat perjalanan jauh lebih praktis.

3. Perhatikan Musim

Eropa punya pengalaman yang sangat berbeda di setiap musim.

Spring — cuaca mulai hangat dan banyak tempat lebih nyaman untuk berjalan kaki.

Summer — siang lebih panjang, tetapi destinasi populer biasanya lebih ramai.

Autumn — suhu mulai sejuk dan beberapa kota memiliki suasana yang sangat cantik.

Winter — cocok untuk pengalaman salju dan Christmas market, tetapi siang lebih pendek dan suhu bisa sangat rendah.

Jadi jangan hanya bertanya:

“Mau ke mana?”

Tanyakan juga:

“Mau ke sana saat musim apa?”

4. Gunakan Kereta untuk Rute yang Tepat

Kereta bisa menjadi pilihan yang sangat nyaman untuk perjalanan antarkota atau antarnegara di Eropa.

Terutama untuk rute tertentu yang menghubungkan kota-kota besar.

Kamu tidak perlu datang terlalu jauh sebelum keberangkatan seperti penerbangan, dan biasanya bisa langsung tiba di pusat kota.

Tapi jangan otomatis menganggap kereta selalu paling murah.

Bandingkan harga kereta, penerbangan, waktu perjalanan, dan biaya menuju stasiun/bandara sebelum membeli tiket.

5. Jangan Membawa Koper Terlalu Besar

Ini sering baru terasa setelah perjalanan dimulai.

Bayangkan harus membawa koper besar naik-turun tangga stasiun, berpindah kereta, berjalan di jalan berbatu, atau masuk ke hotel tanpa lift.

Karena itu, usahakan membawa barang secukupnya.

Gunakan pakaian yang mudah dipadukan dan sesuaikan dengan musim.

Dan jangan lupa menyisakan ruang untuk oleh-oleh. 

6. Pesan Atraksi Populer Lebih Awal

Beberapa atraksi terkenal di Eropa bisa memiliki antrean panjang atau slot kunjungan terbatas.

Contohnya museum, istana, landmark populer, dan tempat wisata dengan tiket berdasarkan jam kunjungan.

Kalau ada tempat yang memang sudah pasti ingin kamu kunjungi, cek tiket dan jadwalnya sebelum berangkat.

Jangan sampai sudah jauh-jauh ke Eropa tetapi tiketnya habis.

7. Sisakan Waktu untuk Istirahat

Ini yang sering dilupakan.

Jadwal perjalanan yang terlalu padat mungkin terlihat keren di itinerary.

08.00 museum ? 10.00 landmark ? 12.00 lunch ? 13.00 city tour ? 15.00 pindah kota ? 19.00 dinner.

Masalahnya, tubuh kamu belum tentu ikut setuju. 

Sebaiknya sisakan beberapa jam kosong dalam itinerary.

Waktu tersebut bisa digunakan untuk istirahat, menikmati kafe, berjalan santai, atau sekadar menikmati suasana kota tanpa mengejar checklist.

8. Jangan Terlalu Bergantung pada Internet

Sebelum berangkat, simpan beberapa hal penting secara offline:

  • Tiket transportasi
  • Reservasi hotel
  • Alamat penginapan
  • Itinerary
  • Peta area yang akan dikunjungi
  • Dokumen perjalanan penting

Karena koneksi internet tidak selalu sempurna, memiliki salinan offline bisa sangat membantu ketika sedang berpindah kota.

9. Siapkan Pembayaran untuk Kondisi Berbeda

Kartu sangat berguna untuk perjalanan di Eropa, tetapi jangan sepenuhnya bergantung pada satu metode pembayaran.

Bawa lebih dari satu kartu dan sedikit uang tunai sebagai cadangan.

Sebelum berangkat, cek juga biaya transaksi luar negeri dari bank atau kartu yang kamu gunakan.

Hal kecil seperti biaya konversi mata uang bisa terasa kalau dilakukan berkali-kali selama perjalanan.

10. Jangan Cuma Mengejar Foto

Ini mungkin tips yang paling penting.

Eropa memang penuh tempat yang Instagramable.

Tapi jangan sampai perjalanan berubah menjadi:

datang ? foto ? upload ? pindah.

Luangkan waktu untuk memahami tempat yang kamu kunjungi.

Cari tahu kenapa bangunan itu penting, bagaimana sejarah kotanya, makanan apa yang khas, atau bagaimana kehidupan masyarakat lokal.

Karena pada akhirnya, perjalanan yang paling berkesan bukan selalu perjalanan dengan jumlah destinasi terbanyak.

Tetapi perjalanan yang membuat kamu benar-benar mengalami tempat tersebut.

Jadi, Apa Kunci Liburan ke Eropa?

Bukan membuat itinerary sebanyak mungkin.

Tetapi membuat itinerary yang realistis.

Pilih destinasi sesuai musim, susun rute yang efisien, pertimbangkan transportasi, pesan atraksi penting lebih awal, dan jangan takut menyisakan waktu kosong.

Karena kamu pergi ke Eropa bukan untuk membuktikan berapa banyak negara yang bisa kamu centang.

Kamu pergi untuk menikmati perjalanan.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS