Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

23

Aug

Hagia Sophia: Satu Bangunan, Tiga Identitas, dan Sejarah Istanbul Selama Hampir 1.500 Tahun

Berawal dari Gereja pada Masa Bizantium

Hagia Sophia yang berdiri sekarang diresmikan pada 537 Masehi pada masa pemerintahan Kaisar Justinian I.

Saat itu, Konstantinopel merupakan pusat Kekaisaran Bizantium dan Hagia Sophia dibangun sebagai gereja katedral yang sangat megah. Ukuran serta arsitekturnya bahkan menjadikannya salah satu bangunan paling mengagumkan pada zamannya.

Nama Hagia Sophia sendiri berasal dari bahasa Yunani yang berarti “Kebijaksanaan Suci.”

Bagian interiornya juga menyimpan banyak jejak masa Bizantium, salah satunya berupa mosaik-mosaik dengan detail emas yang masih dapat ditemukan hingga sekarang.

Rekomendasi foto: interior kubah dari bawah, mosaik Bizantium close-up, serta wide shot bagian dalam Hagia Sophia.

Tahun 1453: Konstantinopel Ditaklukkan

Sejarah Hagia Sophia berubah drastis pada 1453, ketika Konstantinopel ditaklukkan oleh Kesultanan Utsmaniyah di bawah Sultan Mehmed II.

Setelah penaklukan tersebut, Hagia Sophia kemudian dialihfungsikan menjadi masjid.

Berbagai elemen arsitektur Islam ditambahkan ke dalam kompleks bangunan, termasuk minaret, mihrab, dan mimbar.

Menariknya, perubahan fungsi tersebut tidak menghapus seluruh jejak masa sebelumnya. Mosaik-mosaik Bizantium dan elemen arsitektur lama tetap menjadi bagian dari Hagia Sophia.

Hasilnya adalah sebuah bangunan yang memperlihatkan bagaimana dua tradisi besar—Bizantium dan Ottoman—bertemu dalam satu ruang.

Rekomendasi foto: mihrab, mimbar, kaligrafi Ottoman, dan interior yang memperlihatkan kubah serta mosaik dalam satu frame.

Dari Masjid Menjadi Museum

Setelah berabad-abad berfungsi sebagai masjid, Hagia Sophia kembali mengalami perubahan status.

Pada 1935, Hagia Sophia dibuka sebagai museum pada masa pemerintahan Mustafa Kemal Atatürk.

Status baru tersebut menjadikan Hagia Sophia sebagai ruang yang mempertemukan berbagai lapisan sejarah. Pengunjung dapat melihat peninggalan dari periode Bizantium berdampingan dengan elemen dari masa Ottoman.

Karena itu, pengalaman mengunjungi Hagia Sophia bukan hanya tentang melihat arsitektur. Setiap detail di dalamnya seperti membawa pengunjung ke periode sejarah yang berbeda.

Rekomendasi foto: gunakan foto arsip hitam-putih Hagia Sophia untuk menunjukkan perubahan suasananya dari masa ke masa.

Tahun 2020: Kembali Menjadi Masjid

Setelah sekitar 85 tahun berstatus museum, Hagia Sophia kembali ditetapkan sebagai masjid pada 2020.

Perubahan tersebut kembali menarik perhatian dunia terhadap bangunan yang selama berabad-abad telah menjadi bagian penting dari sejarah Istanbul.

Meski statusnya berubah, Hagia Sophia tetap mempertahankan karakter arsitekturnya yang memperlihatkan berbagai lapisan sejarah.

Inilah yang membuat bangunan ini begitu unik: perubahan fungsi tidak menghapus cerita dari masa sebelumnya.

Mengapa Hagia Sophia Begitu Istimewa?

Hagia Sophia bukan hanya terkenal karena kubahnya yang besar atau lokasinya yang berada di kawasan bersejarah Istanbul.

Keistimewaannya justru terletak pada lapisan sejarah yang terkumpul dalam satu bangunan.

Di dalamnya, pengunjung dapat menemukan:

  • Jejak Kekaisaran Bizantium melalui mosaik dan arsitektur.
  • Pengaruh Kesultanan Utsmaniyah melalui minaret, mihrab, mimbar, dan kaligrafi.
  • Jejak sejarah modern Turki melalui periode ketika Hagia Sophia berstatus museum.

Semua itu berada dalam satu tempat.

Karena itu, melihat Hagia Sophia hanya sebagai “spot foto di Istanbul” tentu terasa kurang lengkap.

Setiap kubah, mosaik, kaligrafi, dan pilar di dalamnya punya cerita dari masa yang berbeda.

Lebih dari Sekadar Destinasi Wisata

Hagia Sophia menunjukkan bagaimana sebuah bangunan dapat terus hidup melewati perubahan zaman.

Dari gereja pada masa Bizantium, menjadi masjid pada era Ottoman, berubah menjadi museum, hingga kembali menjadi masjid—setiap periode meninggalkan jejaknya sendiri.

Jadi, ketika suatu hari berkunjung ke Istanbul dan berdiri di bawah kubah Hagia Sophia, jangan hanya melihat kemegahannya.

Coba lihat detail-detail kecil di sekitarnya.

Karena mungkin, di satu sudut bangunan yang sama, kamu sedang melihat jejak sejarah yang usianya sudah lebih dari seribu tahun.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS