Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Keunikan ini sering membuat banyak orang penasaran. Bagaimana mungkin sebuah negara memiliki 13 bulan dalam setahun? Apakah waktu berjalan berbeda di Ethiopia? Faktanya, sistem kalender yang digunakan Ethiopia memang berbeda dari kalender Gregorian yang digunakan oleh sebagian besar negara di dunia.
Ethiopia menggunakan Kalender Ethiopia atau Ethiopian Calendar yang berasal dari tradisi kuno Gereja Ortodoks Ethiopia.
Kalender ini terdiri dari 12 bulan yang masing-masing memiliki 30 hari. Selain itu, terdapat satu bulan tambahan yang disebut Pagume, yang memiliki 5 hari pada tahun biasa dan 6 hari pada tahun kabisat.
Karena adanya bulan tambahan tersebut, kalender Ethiopia memiliki total 13 bulan dalam satu tahun.
Inilah alasan mengapa Ethiopia sering dijuluki sebagai "Negara dengan 13 Bulan dalam Setahun".
Tidak hanya jumlah bulannya yang berbeda, tahun yang digunakan Ethiopia juga tidak sama dengan kalender internasional.
Saat sebagian besar dunia menggunakan kalender Gregorian, Ethiopia memiliki perhitungan tahun yang berbeda sekitar tujuh hingga delapan tahun lebih lambat. Perbedaan ini berasal dari metode perhitungan sejarah dan tanggal kelahiran Yesus yang digunakan dalam tradisi gereja Ethiopia.
Karena itu, wisatawan sering terkejut ketika melihat tahun yang tercantum di berbagai dokumen atau papan informasi di Ethiopia.
Selain terkenal karena kalendernya, Ethiopia juga memiliki sejarah yang luar biasa panjang.
Negara ini dianggap sebagai salah satu pusat peradaban tertua di dunia. Ethiopia juga dikenal sebagai salah satu negara Afrika yang berhasil mempertahankan kemerdekaannya dari kolonialisme selama sebagian besar sejarah modern.
Banyak situs bersejarah, gereja kuno, dan peninggalan budaya yang menjadikan Ethiopia sebagai destinasi menarik bagi pecinta sejarah dan budaya.
Ethiopia memiliki banyak situs bersejarah yang diakui dunia.
Salah satu yang paling terkenal adalah Rock-Hewn Churches of Lalibela, kompleks gereja yang dipahat langsung dari batu. Selain itu, terdapat juga Aksum yang dikenal sebagai pusat kerajaan kuno Ethiopia.
Keberadaan situs-situs tersebut menunjukkan betapa kayanya sejarah dan budaya negara ini.
Salah satu hal yang membuat Ethiopia istimewa adalah kemampuannya mempertahankan identitas budaya selama ribuan tahun.
Bahasa, tradisi, musik, hingga sistem kalendernya masih digunakan hingga sekarang. Masyarakat Ethiopia sangat menghargai warisan budaya mereka dan menjadikannya bagian penting dari kehidupan sehari-hari.
Hal ini membuat Ethiopia terasa berbeda dibanding banyak negara lain yang telah sepenuhnya mengikuti sistem global.
Keunikan kalender Ethiopia sering menjadi alasan awal wisatawan tertarik mengenal negara ini.
Namun setelah berkunjung, banyak orang justru terpesona oleh lanskap alamnya yang menakjubkan, sejarah yang panjang, serta keramahan masyarakatnya. Mulai dari pegunungan, lembah, hingga situs sejarah kuno, Ethiopia menawarkan pengalaman perjalanan yang berbeda dari destinasi wisata pada umumnya.
Tidak heran jika negara ini semakin sering masuk dalam daftar tujuan wisata budaya dan sejarah dunia.
Ethiopia adalah negara yang membuktikan bahwa setiap bangsa memiliki cara unik dalam memandang waktu dan kehidupan.
Dengan kalender 13 bulan yang masih digunakan hingga kini, Ethiopia menjadi salah satu negara paling unik di dunia. Ditambah dengan sejarah panjang, budaya yang kaya, dan berbagai situs bersejarah yang menakjubkan, negara ini menawarkan pengalaman yang berbeda bagi siapa saja yang ingin mengenal dunia lebih jauh.
Bagi 7summits Travelers yang menyukai wisata budaya dan sejarah, Ethiopia adalah destinasi yang menarik untuk masuk ke dalam daftar perjalanan impian.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments