Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Hari Raya Idul Fitri tidak hanya menjadi momen untuk merayakan berakhirnya bulan puasa, tetapi juga waktu yang penuh dengan tradisi kebersamaan. Salah satu tradisi yang paling dikenal adalah silaturahmi, yaitu saling mengunjungi keluarga, kerabat, dan teman untuk mempererat hubungan setelah menjalani bulan Ramadhan.
Di banyak negara dengan mayoritas penduduk Muslim, silaturahmi menjadi bagian penting dari perayaan Lebaran. Meskipun cara pelaksanaannya bisa berbeda di setiap tempat, semangat yang dibawa tetap sama, yaitu mempererat hubungan dan saling memaafkan.
Bagi 7summits Travelers yang tertarik mengenal budaya di berbagai negara, melihat bagaimana tradisi silaturahmi dilakukan di berbagai belahan dunia bisa menjadi pengalaman yang menarik.
Di Indonesia, silaturahmi saat Lebaran sering dikenal dengan istilah halal bihalal. Setelah melaksanakan salat Id, banyak keluarga langsung mengunjungi rumah orang tua atau kerabat untuk saling bermaafan.
Tradisi ini biasanya diikuti dengan makan bersama dan menikmati berbagai hidangan khas Lebaran seperti ketupat, opor ayam, dan kue kering. Dalam beberapa hari setelah Lebaran, acara halal bihalal juga sering dilakukan di lingkungan kerja, sekolah, atau komunitas.
Di Turki, Lebaran dikenal dengan sebutan Bayram. Pada hari raya ini, masyarakat biasanya mengunjungi keluarga yang lebih tua sebagai bentuk penghormatan. Anak-anak sering mencium tangan orang yang lebih tua lalu menempelkannya ke dahi sebagai simbol rasa hormat.
Saat berkunjung, tuan rumah biasanya menyajikan makanan manis atau permen untuk tamu. Karena itu, Lebaran di Turki juga sering disebut sebagai Sugar Feast atau festival manisan.
Di Malaysia, tradisi silaturahmi saat Lebaran dikenal dengan konsep open house. Pada momen ini, banyak keluarga membuka rumah mereka untuk menerima tamu dari berbagai kalangan, termasuk tetangga, teman, bahkan wisatawan.
Tamu yang datang biasanya disambut dengan berbagai hidangan khas Lebaran seperti rendang, ketupat, dan kue tradisional. Tradisi ini mencerminkan semangat kebersamaan dan keramahan yang menjadi bagian dari budaya masyarakat Malaysia.
Di Arab Saudi, silaturahmi Lebaran biasanya dilakukan dengan mengunjungi keluarga besar dan kerabat dekat. Banyak keluarga berkumpul untuk makan bersama setelah salat Id.
Selain itu, ada juga tradisi memberikan hadiah atau uang kepada anak-anak sebagai bentuk kebahagiaan di hari raya. Suasana Lebaran sering diisi dengan pertemuan keluarga besar yang berlangsung hingga malam hari.
Di Mesir, Lebaran dikenal dengan nama Eid al-Fitr dan dirayakan dengan suasana yang meriah. Setelah salat Id, banyak orang mengunjungi keluarga dan teman untuk saling mengucapkan selamat hari raya.
Saat bersilaturahmi, tuan rumah biasanya menyajikan kue khas Lebaran yang dikenal dengan nama kahk. Kue ini menjadi simbol perayaan Idul Fitri di Mesir dan sering dibagikan kepada tamu yang datang.
Meskipun tradisi silaturahmi Lebaran memiliki cara yang berbeda di setiap negara, tujuan utamanya tetap sama, yaitu mempererat hubungan dan berbagi kebahagiaan. Momen ini menjadi kesempatan bagi banyak orang untuk kembali terhubung dengan keluarga, teman, dan komunitas.
Bagi 7summits Travelers yang gemar mempelajari budaya dunia, tradisi silaturahmi Lebaran menunjukkan bagaimana nilai kebersamaan menjadi bagian penting dari perayaan Idul Fitri. Dari halal bihalal di Indonesia hingga open house di Malaysia, setiap tradisi membawa pesan yang sama tentang pentingnya menjaga hubungan dan berbagi kebahagiaan di hari raya.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments