Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

03

Mar

Buka Puasa di India, Emang Enak? Ini Menu Iftar Favorit Warga Lokal

Buka puasa di India sering terdengar asing buat banyak orang Indonesia. Pertanyaannya simpel: emang enak? Jawabannya justru menarik, karena pengalaman iftar di India bukan cuma soal rasa, tapi juga suasana, tradisi, dan keramaian yang khas. Buat 7summits Travelers yang penasaran Ramadan di negeri Bollywood ini seperti apa, artikel ini bakal kasih gambaran real-nya.

Suasana Iftar di India: Ramai, Cepat, dan Penuh Aroma Rempah

Ramadan di India terasa sangat hidup, terutama di kawasan mayoritas Muslim seperti sekitar Jama Masjid di Old Delhi. Menjelang maghrib, jalanan berubah jadi lautan manusia. Pedagang kaki lima berjejer, asap kebab mengepul, suara azan bersahutan.

Berbeda dengan Indonesia yang identik dengan takjil manis dan gorengan, iftar di India cenderung langsung “berat”. Rempah kuat, tekstur kaya, dan rasa yang tegas jadi ciri khasnya. Buat 7summits Travelers yang suka eksplor rasa, ini pengalaman yang memorable.

Menu Iftar Favorit Warga Lokal

1. Dates dan Rooh Afza

Kurma tetap jadi pembuka klasik. Biasanya disandingkan dengan Rooh Afza, minuman sirup mawar berwarna merah cerah yang dicampur air atau susu dingin. Rasanya manis floral, segar, dan cukup unik di lidah orang Indonesia.

2. Samosa dan Pakora

Samosa isi kentang atau daging jadi takjil favorit. Teksturnya renyah dengan bumbu kari yang kuat. Pakora, gorengan sayur atau ayam dengan balutan tepung berbumbu, juga banyak dijual di sekitar masjid dan pasar Ramadan.

3. Haleem

Haleem adalah bubur gandum dan daging yang dimasak berjam-jam sampai lembut dan kental. Ini salah satu menu paling dicari saat Ramadan, terutama di kota seperti Hyderabad. Rasanya gurih, creamy, dan mengenyangkan. Cocok buat 7summits Travelers yang ingin langsung makan berat saat buka.

4. Chicken Biryani

Kalau bicara India tanpa biryani rasanya kurang lengkap. Nasi berbumbu dengan ayam atau kambing ini sering jadi menu utama saat iftar keluarga. Aromanya tajam, kaya rempah, dan porsinya besar. Ini bukan sekadar makanan, tapi bagian dari identitas kuliner India.

5. Seekh Kebab dan Kebabs Panggang

Di sekitar Jama Masjid, kebab jadi primadona. Daging cincang berbumbu dipanggang di atas bara api, disajikan panas-panas dengan roti naan atau roomali roti. Aromanya jadi penanda bahwa waktu berbuka sudah dekat.

Emang Enak Buat Lidah Indonesia?

Jawabannya relatif. Buat 7summits Travelers yang terbiasa dengan rasa manis ringan saat buka, makanan India mungkin terasa lebih berat dan intens. Rempah seperti jintan, kapulaga, dan garam masala cukup dominan.

Tapi di situlah daya tariknya. Iftar di India bukan cuma soal kenyang, tapi soal pengalaman budaya. Duduk di tikar masjid, berbuka bersama warga lokal, atau menyusuri pasar malam Ramadan memberi perspektif baru tentang bagaimana Islam dirayakan di negara dengan populasi Muslim besar namun bukan mayoritas.

Worth It untuk Dicoba?

Kalau 7summits Travelers mencari pengalaman Ramadan yang berbeda dari biasanya, India menawarkan kombinasi spiritual, kuliner, dan cultural immersion yang kuat. Dari kemegahan Taj Mahal di siang hari hingga hiruk pikuk pasar iftar di malam hari, Ramadan di India terasa kontras tapi harmonis.

Buka puasa di India mungkin tidak selalu familiar di lidah, tapi justru di situlah letak ceritanya. Dan dalam dunia travel, cerita adalah hal yang paling mahal.

Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954 

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS