Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Pemerintah Provinsi Bali melalui Gubernur Wayan Koster baru saja menerbitkan kebijakan baru yang lebih ketat bagi wisatawan asing. Langkah ini diambil sebagai respon atas berbagai fenomena yang terjadi di Bali, mulai dari pelanggaran norma budaya hingga meningkatnya kasus ketidaktertiban yang melibatkan turis asing. Dalam aturan baru ini, ada beberapa poin penting yang menjadi perhatian utama pemerintah daerah.
Pertama, wisatawan asing diwajibkan untuk berpakaian sopan, khususnya ketika berada di area publik, tempat-tempat sakral, atau saat mengunjungi pura yang menjadi pusat kegiatan spiritual masyarakat Bali. Pemerintah menilai bahwa masih banyak turis yang kurang memahami nilai-nilai budaya lokal sehingga perlu adanya aturan tegas untuk menjaga kesakralan budaya Bali yang selama ini menjadi daya tarik utama pulau tersebut.
Kedua, pemerintah mendorong wisatawan untuk menggunakan QRIS sebagai metode pembayaran resmi. Hal ini bertujuan untuk meningkatkan keteraturan transaksi keuangan, mendukung digitalisasi pembayaran, serta memastikan perputaran ekonomi yang lebih transparan dan memberikan manfaat langsung bagi pelaku usaha lokal. Dengan penggunaan QRIS, transaksi wisatawan akan lebih mudah ditelusuri dan terpantau, sehingga mengurangi potensi praktik ilegal yang merugikan perekonomian daerah.
Ketiga, ada ketentuan bahwa kendaraan yang digunakan wisatawan untuk transportasi di dalam wilayah Bali harus berplat lokal Bali (DK). Aturan ini dimaksudkan agar aktivitas transportasi yang dilakukan wisatawan tetap berada dalam koridor hukum dan mendukung usaha transportasi lokal. Pemerintah ingin memastikan bahwa layanan transportasi di Bali memberikan manfaat ekonomi kepada masyarakat setempat, bukan hanya kepada penyedia jasa dari luar daerah.
Dengan kebijakan baru ini, Gubernur Wayan Koster berharap wisatawan yang datang ke Bali dapat memberikan dampak positif, baik secara ekonomi maupun sosial budaya. Aturan tersebut juga menjadi langkah strategis untuk mewujudkan konsep pariwisata berkualitas, yaitu pariwisata yang tidak hanya mengejar jumlah kunjungan, tetapi juga menjaga kelestarian budaya dan kesejahteraan masyarakat lokal. Bali ingin tetap menjadi destinasi kelas dunia, namun dengan tata kelola yang lebih tertib dan selaras dengan nilai-nilai adat serta kearifan lokal yang menjadi identitas pulau ini.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments