Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

04

Dec

MASA DEPAN PARIWISATA: WISATA LUAR ANGKASA DAN PERJALANAN BERKELANJUTAN DI TAHUN 2054

Dalam 30 tahun ke depan, para pakar perjalanan memprediksi bahwa wisata luar angkasa akan menjadi tren utama, menggeser liburan tradisional seperti ke pantai atau pegunungan. Travel Counsellors, sebuah perusahaan perjalanan asal Manchester, bekerja sama dengan futuris terapan Tom Cheesewright untuk merancang gambaran masa depan wisata pada tahun 2054.

Mereka menyatakan bahwa prioritas manusia akan berubah, tercermin dari jenis liburan yang dipilih. Di masa depan, teknologi yang kian melekat pada kehidupan sehari-hari mendorong orang untuk mencari liburan yang memutus keterhubungan digital dan lebih banyak berinteraksi langsung dengan manusia. Hotel-hotel pun mungkin akan mengadopsi konsep retro, mengganti layar sentuh dengan tanda tangan manual dan menggunakan kunci logam sebagai nostalgia.

Namun, tidak semua orang akan menjauh dari teknologi. Beberapa wisatawan diperkirakan justru akan memanfaatkan teknologi canggih yang mengubah cara kita menjelajah dunia. Salah satu tren utama adalah wisata luar angkasa. Saat ini, miliarder seperti Jeff Bezos dan Jared Isaacman telah memulai era perjalanan ke nol gravitasi, meskipun biayanya masih sangat mahal. Di masa depan, biaya ini mungkin bisa ditekan hingga 10 pound sterling untuk satu perjalanan.

Selain itu, tahun 2054 juga diperkirakan menjadi era baru transportasi cepat. Jet supersonik dan teknologi hipersonik, seperti yang dikembangkan oleh Venus Aerospace, memungkinkan wisatawan mencapai tujuan mereka dalam waktu yang jauh lebih singkat dibandingkan sekarang.

Pada Oktober 2024, perusahaan ini memperkenalkan mesin hipersonik baru yang diharapkan dapat merevolusi penerbangan komersial dengan kecepatan luar biasa. Di sisi lain, untuk perjalanan jarak pendek, jet listrik mulai dianggap sebagai opsi berkelanjutan. Pesawat bertenaga listrik sepenuhnya tidak hanya mengurangi emisi karbon, tetapi juga menekan tingkat kebisingan, mendukung tren pariwisata yang ramah lingkungan.

Kemajuan teknologi baterai, yang kapasitasnya terus meningkat setiap lima hingga tujuh tahun, diperkirakan memungkinkan pesawat penumpang beralih ke energi lebih bersih pada 2050-an. Selain itu, penerbangan masa depan tidak hanya lebih cepat dan ramah lingkungan, tetapi juga lebih nyaman. Antrean panjang di bandara diprediksi akan berkurang berkat teknologi canggih, seperti sensor multi-spektrum dan sistem pemindaian biometrik yang mampu menganalisis wajah, detak jantung, hingga pernapasan dengan cepat.

Namun, dampak perubahan iklim kemungkinan memengaruhi pilihan destinasi perjalanan. Cuaca ekstrem membuat wisatawan cenderung menghindari lokasi yang rentan terhadap bencana. Destinasi musim panas populer mungkin menjadi terlalu panas, sehingga wisatawan disarankan mencari lokasi lebih utara atau menjelajahi resor baru di kawasan musim dingin tradisional.

Steve Byrne, CEO Travel Counsellors, menyebut prediksi ini menggambarkan masa depan perjalanan yang menarik, di mana teknologi mempermudah pengalaman perjalanan. Meski begitu, ia menegaskan bahwa memanfaatkan waktu luang secara maksimal tetap menjadi prioritas utama bagi banyak orang.

Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS