Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

12

Sep

Tidur di Ryokan: Mengenal Penginapan Tradisional Jepang

Kalau biasanya menginap di hotel identik dengan tempat tidur, kamar mandi, dan berbagai fasilitas modern, pengalaman menginap di Jepang bisa terasa sedikit berbeda. Salah satunya lewat ryokan, penginapan tradisional Jepang yang menawarkan suasana dan kebiasaan khas Negeri Sakura.

Ryokan bukan sekadar tempat untuk bermalam. Menginap di sini juga menjadi kesempatan untuk merasakan langsung bagaimana budaya Jepang diterapkan dalam sebuah pengalaman menginap, mulai dari kamar bertatami, tidur menggunakan futon, mengenakan yukata, sampai menikmati makanan khas Jepang.

Apa Itu Ryokan?

Ryokan adalah penginapan bergaya tradisional Jepang yang sudah ada sejak berabad-abad lalu. Japan National Tourism Organization menyebut ryokan bahkan disebut sebagai salah satu bentuk penginapan tertua di dunia, dengan sejarah yang dapat ditelusuri hingga abad ke-8.

Saat ini ryokan bisa ditemukan di berbagai daerah Jepang. Ada yang berada di kawasan perkotaan, tetapi banyak juga yang terletak di daerah pegunungan, dekat laut, atau kawasan pemandian air panas.

Karena itu, pengalaman menginap di setiap ryokan bisa berbeda. Ada ryokan sederhana dengan suasana rumahan, ada juga ryokan mewah yang menawarkan fasilitas lengkap seperti onsen pribadi dan hidangan khusus.

Tidur di Atas Futon, Bukan Kasur Hotel

Salah satu hal yang paling terasa berbeda adalah tempat tidurnya.

Di kamar ryokan tradisional, lantainya biasanya menggunakan tatami, yaitu alas lantai khas Jepang. Futon kemudian digelar langsung di atas tatami sebagai tempat tidur.

Biasanya futon tidak langsung terlihat ketika tamu masuk kamar. Tempat tidur dapat disiapkan oleh staf ryokan, sehingga ruang kamar tetap terasa luas ketika tidak digunakan untuk tidur.

Namun, beberapa ryokan modern sekarang juga menyediakan pilihan tempat tidur bergaya Barat. Jadi, tidak semua ryokan mengharuskan tamunya tidur di futon.

Ada Yukata Juga

Saat menginap di ryokan, tamu biasanya mendapatkan yukata, pakaian berbahan katun yang bentuknya mirip kimono sederhana.

Yukata biasanya digunakan setelah mandi atau saat bersantai di area ryokan. Di beberapa tempat, pakaian ini juga bisa digunakan ketika berjalan-jalan di sekitar kawasan penginapan.

Kalau ryokan berada di kawasan onsen seperti Kurokawa, pemandangan tamu berjalan menggunakan yukata dan sandal geta di sekitar area penginapan menjadi bagian dari suasana khasnya.

Pengalaman Onsen

Banyak ryokan berada di kawasan sumber air panas dan menyediakan onsen untuk para tamunya.

Onsen bisa berupa pemandian dalam ruangan maupun pemandian terbuka dengan suasana alam di sekitarnya. Beberapa ryokan bahkan menyediakan pemandian air panas pribadi di kamar tertentu.

Salah satu contohnya bisa ditemukan di Kurokawa Onsen, Kumamoto. Kawasan ini memiliki sekitar 30 ryokan onsen yang menawarkan pengalaman menginap sekaligus menikmati pemandian air panas khas Jepang.

Makan Malam Bisa Jadi Bagian dari Pengalaman

Menginap di ryokan juga sering kali tidak hanya soal kamar. Makanan menjadi bagian penting dari pengalaman.

Banyak ryokan menyediakan kaiseki, yaitu hidangan Jepang dengan beberapa sajian yang dibuat menggunakan bahan-bahan lokal dan musiman. Makanan bisa disajikan di ruang makan atau bahkan langsung di kamar, tergantung kebijakan masing-masing ryokan.

Selain makan malam, paket menginap juga sering mencakup sarapan tradisional Jepang. Jadi, tamu bisa menikmati pengalaman kuliner sekaligus menginap dalam satu tempat.

Ada Etiket yang Perlu Diperhatikan

Karena ryokan mengikuti banyak kebiasaan tradisional Jepang, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh tamu.

Salah satunya adalah melepas sepatu ketika masuk ke area tatami. Tamu biasanya akan menggunakan sandal khusus yang disediakan oleh penginapan.

Jika menggunakan onsen, ada aturan tersendiri sebelum masuk ke area pemandian. Tamu juga perlu memperhatikan aturan penggunaan yukata dan sandal karena tidak semua area memperbolehkan keduanya digunakan.

Namun, tidak perlu terlalu khawatir kalau baru pertama kali menginap di ryokan. Staf biasanya akan menjelaskan aturan dasar kepada tamu.

Ryokan Bukan Cuma Soal Tempat Tidur

Hal menarik dari ryokan adalah bagaimana penginapan ini menggabungkan tempat tinggal, makanan, pelayanan, dan budaya menjadi satu pengalaman.

Konsep omotenashi, atau bentuk keramahtamahan Jepang yang sangat memperhatikan kebutuhan tamu, menjadi salah satu bagian penting dari pengalaman tersebut.

Itulah kenapa menginap di ryokan bisa terasa berbeda dari sekadar memesan hotel. Tamu bukan hanya mendapatkan kamar untuk tidur, tetapi juga diajak merasakan sisi lain dari kehidupan dan budaya Jepang.

Cocok untuk Wisatawan yang Ingin Pengalaman Berbeda

Buat wisatawan yang ingin mengenal Jepang lebih jauh, ryokan bisa menjadi salah satu pilihan akomodasi yang menarik.

Daripada hanya berpindah dari satu hotel modern ke hotel lainnya, menginap di ryokan memberikan kesempatan untuk mencoba tidur di atas futon, mengenakan yukata, menikmati makanan tradisional, hingga bersantai di onsen.

Jadi, kalau suatu saat berlibur ke Jepang, mungkin tidak ada salahnya menyisihkan satu malam untuk mencoba ryokan.

Karena terkadang, cara terbaik mengenal suatu negara bukan cuma dengan mengunjungi tempat wisatanya, tetapi juga dengan merasakan bagaimana orang-orang di sana menjalani pengalaman sehari-hari.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS