Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Di salah satu jalan paling terkenal di Barcelona, berdiri sebuah bangunan yang terlihat berbeda dari bangunan di sekitarnya.
Fasadnya tidak memiliki garis lurus yang kaku. Balkon-balkonnya tampak seperti topeng, permukaannya dipenuhi warna dan bentuk yang tidak biasa, sementara bagian atapnya terlihat seperti punggung seekor naga.
Bangunan itu adalah Casa Batlló.
Namun, ada satu hal yang membuat Casa Batlló begitu menarik:
bangunan ini sebenarnya bukan dibangun dari awal oleh Antoni Gaudí. Bangunan tersebut merupakan rumah lama yang diubah secara besar-besaran hingga hampir terlihat seperti bangunan baru.
Casa Batlló berada di Passeig de Gràcia, salah satu kawasan penting di Barcelona.
Bangunan ini awalnya merupakan rumah biasa yang dibangun pada abad ke-19.
Pada awal abad ke-20, seorang pengusaha tekstil bernama Josep Batlló membeli bangunan tersebut.
Ia kemudian meminta Antoni Gaudí untuk mengubah rumah itu.
Gaudí tidak sekadar memperbaiki interior atau mengganti fasad.
Ia melakukan perubahan besar pada struktur, pencahayaan, ventilasi, dan tampilan bangunan.
Hasilnya adalah salah satu karya arsitektur paling terkenal di Barcelona.
Bagian yang paling mudah dikenali dari Casa Batlló adalah fasadnya.
Permukaannya dihiasi pecahan keramik berwarna-warni yang dikenal sebagai trencadís.
Teknik tersebut menggunakan potongan-potongan material keramik yang disusun menjadi permukaan dekoratif.
Ketika terkena cahaya matahari, permukaan fasad menghasilkan pantulan dan perubahan warna yang membuat bangunan terlihat berbeda dari berbagai sudut.
Tidak hanya warnanya yang unik.
Bentuk fasadnya juga sengaja dibuat bergelombang, seolah-olah bangunan tersebut memiliki kehidupan.
Salah satu detail yang paling sering diperhatikan wisatawan adalah balkon di bagian depan.
Bentuknya melengkung dan memiliki pagar yang terlihat seperti wajah atau topeng.
Karena bentuk tersebut, balkon Casa Batlló sering mendapatkan berbagai interpretasi.
Ada yang menganggapnya menyerupai tengkorak, topeng, atau tulang.
Tidak semua interpretasi tersebut merupakan maksud resmi Gaudí.
Namun, bentuk organik tersebut memang menjadi bagian dari karakter desainnya.
Di Casa Batlló, elemen arsitektur tidak harus terlihat seperti benda yang kita kenal.
Tangga, jendela, balkon, dan ornamen bisa dibuat dengan bentuk yang terinspirasi dari alam.
Gaudí dikenal sering mengambil inspirasi dari alam.
Hal tersebut terlihat jelas di Casa Batlló.
Tidak banyak sudut yang benar-benar terlihat kaku.
Pegangan tangan, jendela, langit-langit, hingga detail pintu memiliki bentuk yang lebih organik.
Bentuk-bentuk tersebut membuat interior terasa seperti berada di dalam sebuah organisme.
Salah satu contoh menarik adalah ruang utama di lantai utama, yang memiliki jendela besar menghadap Passeig de Gràcia.
Detail kayu, kaca, dan bentuk lengkung digunakan untuk menciptakan suasana yang berbeda dari rumah pada umumnya.
Keunikan Casa Batlló tidak hanya berada pada dekorasinya.
Gaudí juga memperhatikan bagaimana cahaya dan udara masuk ke dalam bangunan.
Salah satu bagian pentingnya adalah light well, yaitu area tengah bangunan yang membantu mendistribusikan cahaya dan ventilasi ke bagian dalam rumah.
Menariknya, warna ubin di area ini dibuat berbeda dari atas hingga bawah.
Bagian atas menggunakan warna yang lebih terang, sementara bagian bawah lebih gelap.
Hal tersebut membantu menciptakan kesan bahwa cahaya tersebar secara lebih merata.
Jadi, detail yang terlihat dekoratif ternyata juga memiliki fungsi.
Salah satu elemen interior yang paling menarik adalah tangga.
Bentuk pegangan dan struktur tangganya menggunakan garis lengkung yang membuatnya terlihat seperti bagian dari organisme.
Bahkan beberapa detail interior Casa Batlló sering diasosiasikan dengan bentuk tulang atau struktur tubuh.
Namun, sekali lagi, yang membuatnya menarik bukan hanya bentuknya.
Gaudí mencoba membuat elemen fungsional seperti tangga, pintu, dan pegangan menjadi bagian dari keseluruhan desain.
Tidak ada bagian yang terasa benar-benar terpisah dari konsep bangunan.
Jika fasadnya sudah menarik, bagian atap Casa Batlló juga memiliki cerita visual tersendiri.
Atapnya memiliki permukaan melengkung dengan ubin berwarna-warni.
Dari kejauhan, bentuknya sering dianggap menyerupai punggung seekor naga.
Karena itu, Casa Batlló sering dikaitkan dengan legenda Saint George atau Sant Jordi, tokoh yang dalam tradisi Catalan dikenal sebagai pembunuh naga.
Menara kecil di bagian atas dan bentuk atapnya kemudian membuat banyak orang melihat keseluruhan bangunan sebagai interpretasi arsitektur terhadap kisah tersebut.
Namun, makna sebenarnya dari setiap detail tidak selalu dapat dipastikan.
Justru di situlah daya tarik Casa Batlló.
Bangunannya memberi ruang untuk berbagai interpretasi.
Salah satu karakter desain Gaudí yang paling terasa di Casa Batlló adalah penggunaan bentuk lengkung.
Dinding, langit-langit, pintu, dan berbagai detail interior dibuat dengan bentuk yang tidak biasa.
Hal ini membuat bangunan terasa jauh dari konsep rumah tradisional pada zamannya.
Gaudí tidak hanya bertanya, “Bagaimana sebuah rumah harus terlihat?”
Ia seperti mencoba menjawab pertanyaan yang berbeda:
“Bagaimana jika sebuah rumah dirancang mengikuti bentuk alam?”
Casa Batlló merupakan salah satu karya penting dalam gerakan Modernisme Catalan, perkembangan seni dan arsitektur yang sangat kuat di Barcelona pada akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20.
Gaya ini tidak hanya mengutamakan fungsi bangunan.
Dekorasi, seni, kerajinan, bentuk alam, dan identitas budaya juga menjadi bagian penting.
Karena itu, Casa Batlló tidak bisa dilihat hanya sebagai rumah.
Bangunan ini juga memperlihatkan bagaimana arsitektur Barcelona berkembang dan mencari bentuk baru pada masanya.
Setelah keluarga Batlló tidak lagi menggunakan bangunan tersebut sebagai rumah utama, Casa Batlló mengalami berbagai perubahan fungsi.
Kini, bangunan tersebut menjadi salah satu destinasi arsitektur terkenal di Barcelona.
Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat fasadnya dari jalan.
Mereka juga dapat masuk ke dalam bangunan dan melihat bagaimana konsep Gaudí diterapkan dari bagian luar hingga interior.
Mulai dari tangga, ruang utama, light well, hingga atap.
Semuanya terasa seperti bagian dari satu cerita.
Casa Batlló mungkin terlihat seperti bangunan fantasi ketika pertama kali dilihat.
Tetapi semakin diperhatikan, semakin terlihat bahwa hampir setiap elemennya memiliki pertimbangan desain.
Keramik tidak hanya memberikan warna.
Bentuk jendela memengaruhi cahaya.
Light well membantu ventilasi dan pencahayaan.
Bentuk lengkung menciptakan karakter visual.
Dan atapnya menjadi salah satu elemen paling ikonik dari bangunan tersebut.
Casa Batlló menunjukkan bahwa sebuah rumah tidak harus terlihat seperti rumah pada umumnya.
Dengan imajinasi, fungsi dan seni bisa menjadi satu bangunan yang terasa seperti hidup.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments