Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Festival ini terutama identik dengan wilayah Thailand bagian utara, khususnya Chiang Mai. Setiap tahunnya, masyarakat dan wisatawan berkumpul untuk menyaksikan serta mengikuti berbagai rangkaian perayaan yang berlangsung selama festival.
Namun, Yi Peng bukan sekadar pemandangan indah yang memenuhi media sosial.
Di balik lampion yang diterbangkan, terdapat tradisi dan makna budaya yang sudah lama menjadi bagian dari masyarakat Thailand utara.
Yi Peng merupakan festival tradisional yang berkaitan dengan budaya Lanna, yaitu budaya masyarakat yang berkembang di wilayah Thailand bagian utara.
Salah satu bagian yang paling dikenal adalah khom loi, yaitu lentera berbahan ringan yang diterbangkan ke udara menggunakan udara panas.
Ketika malam tiba, lampion-lampion tersebut dilepaskan secara bersamaan.
Cahaya yang perlahan naik ke langit kemudian menciptakan pemandangan yang menjadi salah satu daya tarik wisata Thailand.
Bagi masyarakat yang merayakannya, Yi Peng memiliki makna yang lebih dalam daripada sekadar menerbangkan lampion.
Tradisi ini berkaitan dengan pelepasan hal-hal buruk serta harapan untuk kehidupan yang lebih baik.
Karena itu, pelepasan lampion sering dianggap sebagai momen untuk membuat harapan dan meninggalkan hal-hal yang tidak lagi diinginkan.
Makna tersebut membuat festival terasa lebih personal bagi orang yang mengikutinya.
Chiang Mai merupakan salah satu pusat budaya Lanna.
Karena itu, berbagai tradisi yang berkaitan dengan budaya tersebut masih memiliki tempat penting dalam kehidupan masyarakat.
Saat festival berlangsung, suasana kota dapat berubah menjadi lebih meriah.
Selain lampion, masyarakat juga dapat mengikuti kegiatan budaya lainnya, seperti dekorasi lentera, pertunjukan tradisional, kegiatan keagamaan, hingga berbagai acara komunitas.
Artinya, Yi Peng bukan hanya tentang satu momen ketika lampion dilepaskan.
Ada rangkaian kegiatan yang membuat festival ini menjadi bagian dari perayaan budaya masyarakat setempat.
Nama Yi Peng sering muncul bersamaan dengan Loy Krathong.
Keduanya memang sering dirayakan pada periode yang berdekatan dan dapat berlangsung bersamaan di beberapa wilayah.
Namun, tradisinya berbeda.
Yi Peng dikenal dengan pelepasan lentera ke udara, sementara Loy Krathong memiliki tradisi menghanyutkan krathong atau wadah kecil yang dihias di permukaan air.
Ketika kedua perayaan berlangsung bersamaan, wisatawan dapat melihat langit dan sungai dipenuhi cahaya.
Pemandangan inilah yang membuat periode tersebut menjadi salah satu waktu yang menarik untuk mengunjungi Chiang Mai.
Pemandangan ribuan lampion yang memenuhi langit tentu menjadi daya tarik visual yang sangat kuat.
Foto dan video festival yang tersebar di media sosial juga membuat Yi Peng semakin dikenal wisatawan internasional.
Namun, popularitas tersebut juga membuat jumlah pengunjung meningkat.
Bagi wisatawan, mengikuti festival bukan hanya tentang mendapatkan foto yang menarik, tetapi juga memahami aturan dan menghormati tradisi masyarakat setempat.
Karena lampion diterbangkan ke udara, penyelenggaraan festival tidak bisa dilakukan sembarangan.
Penerbangan lampion harus memperhatikan aspek keselamatan dan aturan penerbangan, terutama karena wilayah Chiang Mai memiliki bandara.
Karena itu, wisatawan sebaiknya mengikuti festival melalui acara resmi dan mengikuti arahan penyelenggara.
Hal ini penting agar tradisi tetap dapat berlangsung tanpa mengganggu keselamatan masyarakat maupun penerbangan.
Yi Peng menunjukkan bagaimana sebuah tradisi lokal dapat berkembang menjadi daya tarik wisata internasional.
Wisatawan datang bukan hanya untuk melihat sebuah pertunjukan, tetapi juga untuk ikut merasakan bagian dari tradisi yang telah hidup di masyarakat.
Di sisi lain, meningkatnya popularitas juga membuat pengelolaan festival menjadi semakin penting.
Jumlah wisatawan, keselamatan, lingkungan, hingga keberlangsungan tradisi perlu diperhatikan agar festival tidak kehilangan makna aslinya.
Bagi wisatawan, mungkin hal yang paling mudah diingat dari Yi Peng adalah langit malam yang dipenuhi lampion.
Namun, di balik pemandangan tersebut terdapat sejarah, budaya Lanna, kepercayaan, dan kehidupan masyarakat Chiang Mai.
Itulah yang membuat festival ini menarik.
Karena yang diterbangkan ke langit bukan hanya lampion, tetapi juga harapan yang menjadi bagian dari sebuah tradisi.
Dan ketika ribuan cahaya perlahan menghilang di langit malam Thailand, wisatawan tidak hanya membawa pulang foto.
Mereka juga membawa cerita tentang salah satu tradisi paling khas yang bisa ditemukan di Chiang Mai.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments