Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Hidangan ini terkenal karena potongan guritanya masih dapat terlihat bergerak ketika disajikan. Pemandangan tersebut menjadi salah satu pengalaman kuliner yang cukup unik bagi wisatawan yang ingin mencoba makanan khas Korea Selatan di luar hidangan populer seperti kimchi, tteokbokki, atau Korean barbecue.
Lalu, kenapa sannakji disajikan saat guritanya masih bergerak?
Sannakji adalah hidangan Korea yang menggunakan gurita kecil sebagai bahan utama.
Gurita biasanya dipotong menjadi bagian-bagian kecil, kemudian disajikan dengan minyak wijen dan biji wijen. Karena potongan tentakelnya masih mengalami aktivitas otot setelah dipotong, bagian tersebut dapat terlihat bergerak di atas piring.
Jadi, gerakan yang terlihat bukan berarti gurita masih hidup dalam kondisi utuh.
Fenomena tersebut terjadi karena aktivitas saraf dan otot pada tentakel masih dapat berlangsung beberapa saat setelah dipotong.
Inilah bagian yang sering membuat wisatawan penasaran.
Sistem saraf gurita memiliki banyak neuron yang tersebar di bagian tubuh dan tentakelnya. Ketika tubuh utama sudah tidak lagi utuh, aktivitas saraf dan kontraksi otot pada bagian tentakel masih dapat terjadi untuk sementara waktu.
Akibatnya, potongan tentakel dapat bergerak atau menggeliat ketika berada di atas piring.
Jadi, gerakan sannakji sebenarnya merupakan respons neuromuskular, bukan tanda bahwa gurita sedang “menari” atau sengaja bergerak karena akan dimakan.
Sannakji sudah lama dikenal sebagai bagian dari budaya kuliner Korea Selatan, terutama dalam tradisi mengonsumsi makanan laut segar.
Korea Selatan memiliki hubungan yang kuat dengan hasil laut. Berbagai jenis ikan, kerang, kepiting, dan gurita menjadi bagian dari kehidupan kuliner masyarakat pesisir.
Sannakji kemudian berkembang menjadi salah satu hidangan yang dikenal karena kesegarannya sekaligus cara penyajiannya yang tidak biasa.
Bagi sebagian masyarakat lokal, daya tariknya bukan hanya pada faktor ekstrem, tetapi juga pada tekstur gurita yang segar dan kenyal.
Popularitas sannakji di kalangan wisatawan juga tidak terlepas dari rasa penasaran.
Makanan ini menawarkan pengalaman yang berbeda dari kuliner Korea yang biasa ditemukan wisatawan.
Banyak orang datang ke Korea dengan daftar makanan yang sudah umum, lalu menemukan sannakji sebagai sesuatu yang jauh lebih unik.
Apalagi, hidangan ini sering muncul dalam video perjalanan, acara kuliner, dan konten media sosial.
Akhirnya, rasa penasaran menjadi bagian dari pengalaman wisata.
Bagi sebagian orang, mencoba sannakji bahkan menjadi cerita yang paling mudah diingat setelah pulang dari Korea.
Meski penampilannya cukup ekstrem, rasa sannakji sebenarnya relatif sederhana.
Gurita memiliki rasa seafood yang ringan dengan tekstur kenyal. Minyak wijen dan biji wijen memberikan aroma serta rasa gurih yang membuat hidangan terasa lebih kaya.
Yang paling membedakan sannakji dari olahan gurita biasa justru teksturnya.
Potongan gurita yang sangat segar dapat terasa lebih kenyal dan menempel pada permukaan mulut.
Karena itulah cara mengunyah menjadi sangat penting ketika menikmati hidangan ini.
Di balik keunikannya, sannakji memiliki aspek keselamatan yang perlu diperhatikan.
Potongan tentakel gurita memiliki daya rekat karena adanya suction cups atau alat pengisap pada permukaannya. Jika tidak dikunyah dengan benar, potongan tersebut dapat menempel pada mulut atau tenggorokan.
Risiko tersedak membuat hidangan ini perlu dimakan dengan hati-hati.
Karena itu, sannakji sebaiknya dikunyah secara menyeluruh sebelum ditelan. Wisatawan juga sebaiknya mengikuti petunjuk dari restoran dan tidak mencoba cara penyajian atau konsumsi yang tidak aman.
Sannakji dapat ditemukan di berbagai restoran seafood di Korea Selatan.
Salah satu kawasan yang sering dikaitkan dengan pengalaman menikmati seafood segar adalah Noryangjin Fisheries Wholesale Market di Seoul.
Pasar ini terkenal sebagai salah satu pusat seafood besar di kota tersebut. Pengunjung dapat menemukan berbagai hasil laut dan menikmati makanan laut yang diolah di restoran sekitar pasar.
Namun, tidak semua tempat menyajikan sannakji dengan cara yang sama. Sebaiknya wisatawan memilih restoran yang memiliki reputasi baik dan menerapkan standar kebersihan serta keamanan makanan yang memadai.
Menariknya, sannakji menunjukkan bahwa wisata kuliner tidak selalu tentang mencari makanan yang paling enak.
Ada kalanya wisatawan mencari pengalaman.
Cara penyajian, cerita di balik makanan, budaya lokal, hingga keberanian untuk mencoba sesuatu yang belum pernah dicicipi sebelumnya menjadi bagian dari perjalanan.
Inilah yang membuat sannakji menarik bagi wisatawan.
Makanan ini bukan sekadar gurita dengan minyak wijen, tetapi juga menjadi salah satu contoh bagaimana budaya kuliner Korea dapat memberikan pengalaman yang sulit ditemukan di tempat lain.
Tentu tidak.
Sannakji bukan makanan yang harus dicoba hanya demi membuktikan keberanian.
Bagi yang tidak nyaman dengan tekstur, cara penyajian, atau risiko yang menyertainya, masih banyak pilihan seafood Korea lainnya yang bisa dinikmati.
Namun, bagi wisatawan yang memang penasaran, sannakji dapat menjadi salah satu pengalaman kuliner yang menarik selama memahami cara mengonsumsinya dengan aman.
Sannakji mungkin terlihat seperti kuliner ekstrem ketika pertama kali dilihat.
Namun di balik tentakel yang masih bergerak, terdapat penjelasan ilmiah mengenai aktivitas saraf dan otot, sekaligus cerita tentang budaya masyarakat Korea yang dekat dengan hasil laut.
Keunikannya membuat sannakji menjadi salah satu makanan yang sering dicari wisatawan ketika ingin mencoba sesuatu yang berbeda.
Pada akhirnya, sannakji bukan hanya tentang keberanian memakan gurita yang masih bergerak.
Ini adalah contoh bagaimana sebuah makanan bisa menjadi bagian dari pengalaman perjalanan—membuat seseorang penasaran, mencoba sesuatu yang baru, dan pulang membawa cerita yang tidak biasa.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments