Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Kalau hiking terasa terlalu biasa dan rafting masih kurang menantang, canyoneering bisa jadi pengalaman berikutnya yang wajib dicoba.Aktivitas ini menggabungkan trekking, turun tebing, lompat ke air, berenang, sampai menyusuri ngarai sempit dalam satu perjalanan. Karena itu, canyoneering sering dianggap sebagai salah satu bentuk adventure travel paling lengkap.
Menariknya, beberapa destinasi di dunia memang terkenal khusus untuk pengalaman ini, dengan karakter medan yang benar-benar berbeda. Bosen Canyoneering di Indonesia? Ini dia rekomendasi Canyoneering di dunia yang wajib kamu kunjungi!
Kalau ngomongin canyoneering di Asia, Kawasan Falls di Cebu hampir selalu jadi rekomendasi utama.Rutenya terkenal karena kombinasi air biru tosca, tebing untuk cliff jumping, dan aliran sungai yang relatif ramah untuk pemula. Selama perjalanan, peserta akan berjalan di sungai, melompat dari beberapa titik, dan diakhiri di area air terjun utama.
Harga canyoneering di Kawasan Falls: Sekitar PHP 1.500–2.500 (±Rp400–700 ribuan) termasuk guide dan equipment.
Jam operasional: Umumnya mulai sekitar pukul 06.00–15.00.
Interlaken dikenal sebagai salah satu pusat adventure tourism di Eropa, dan canyoneering jadi salah satu aktivitas paling dicari di sini. Berbeda dari Cebu yang tropis, canyoneering di Swiss menawarkan kombinasi air pegunungan dingin, tebing batu, dan landscape Alpen yang dramatis.
Peserta biasanya akan melakukan rappelling, sliding alami di batu, dan cliff jumping dalam canyon sempit.
Harga: Sekitar CHF 120–220 (±Rp2–4 jutaan).
Jam operasional: Biasanya tour dimulai pagi hingga siang.
Blue Mountains menawarkan pengalaman canyoneering yang lebih teknikal dan eksploratif.
Salah satu daya tariknya adalah slot canyon sempit dengan dinding batu tinggi yang membuat suasana terasa sangat cinematic.
Selain rappelling dan berenang, beberapa rute juga mengharuskan peserta melewati area gelap dan sempit.
Harga: Sekitar AUD 180–300 (±Rp1,8–3 jutaan).
Operational hours: Tour biasanya berlangsung sekitar 6–8 jam.
Sierra de Guara sering dianggap sebagai “surga canyoneering” di Eropa karena jumlah canyon dan variasi levelnya sangat banyak. Airnya jernih, tebingnya berwarna terang, dan banyak jalur natural slide yang membuat pengalaman terasa fun sekaligus menantang.
Harga: Sekitar €50–€120 (±Rp900 ribu–2 jutaan).
Jam operasional: Pagi sampai sore tergantung paket.
Kenapa terkenal?
Karena pilihan canyon-nya sangat lengkap untuk beginner sampai advanced.
Zion menawarkan pengalaman canyoneering dengan nuansa yang sangat berbeda dibanding lokasi lain. Landscape gurun batu merah dipadukan dengan canyon sempit menciptakan view yang sangat ikonik. Salah satu rute paling terkenal adalah The Narrows.
Beberapa jalur di Zion cukup teknikal dan membutuhkan permit khusus.
Harga: Tour guided sekitar USD 150–300 (±Rp2–5 jutaan).
Operational hours: Biasanya mulai pagi karena mempertimbangkan cuaca dan keamanan.
Highlight:
Canyoneering bukan cuma soal ekstrem atau capeknya perjalanan. Justru yang paling diingat biasanya adalah momen kecil di tengah perjalanan, suara air, canyon sempit, dan rasa puas setelah berhasil melewati jalur yang awalnya terasa takut.
Buat 7summits Travelers yang ingin mencoba pengalaman outdoor yang lebih immersive dan seru, canyoneering bisa jadi salah satu adventure paling memorable yang pernah dicoba. Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments