Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

14

Mar

10 Kuliner Lebaran dari Berbagai Negara di Dunia

Lebaran atau Idul Fitri bukan hanya tentang berkumpul bersama keluarga, tetapi juga tentang tradisi kuliner yang kaya makna. Di berbagai negara, perayaan ini selalu diiringi hidangan khas yang disajikan khusus saat hari raya. Setiap daerah memiliki makanan yang berbeda, mencerminkan budaya, sejarah, dan selera masyarakat setempat.

Bagi 7summits Travelers yang suka menjelajahi budaya lewat makanan, kuliner Lebaran dari berbagai negara ini bisa menjadi cara menarik untuk mengenal tradisi Idul Fitri di berbagai belahan dunia.

Ketupat dan Opor Ayam – Indonesia

Di Indonesia, ketupat menjadi simbol Lebaran yang sangat kuat. Ketupat adalah nasi yang dimasak dalam anyaman daun kelapa dan biasanya disajikan dengan opor ayam yang gurih.

Opor ayam dimasak dengan santan dan berbagai rempah seperti serai, lengkuas, dan daun salam. Kombinasi ketupat dan opor ayam hampir selalu hadir di meja makan saat Idul Fitri, menjadikannya hidangan yang identik dengan suasana Lebaran di Indonesia.

Sheer Khurma – India dan Pakistan

Di India dan Pakistan, salah satu hidangan paling populer saat Lebaran adalah Sheer Khurma. Hidangan ini berupa puding susu manis yang dimasak dengan bihun halus, kurma, kacang-kacangan, dan rempah seperti kapulaga.

Sheer Khurma biasanya disajikan saat pagi hari setelah salat Idul Fitri. Rasanya yang manis dan kaya tekstur membuat hidangan ini menjadi simbol kebahagiaan dan perayaan setelah sebulan berpuasa.

Maamoul – Timur Tengah

Di banyak negara Timur Tengah, kue Maamoul menjadi camilan khas Lebaran. Kue ini berbentuk kecil dengan isian kurma, kacang pistachio, atau kenari.

Adonan kue dibuat dari semolina atau tepung dengan aroma air mawar atau air bunga jeruk, memberikan cita rasa khas yang lembut dan harum. Maamoul biasanya disajikan bersama teh atau kopi saat keluarga dan tamu datang bersilaturahmi.

Baklava – Turki

Turki memiliki tradisi menyajikan Baklava saat perayaan besar, termasuk Lebaran yang dikenal sebagai Ramadan Bayram?.

Baklava adalah kue berlapis yang dibuat dari filo pastry, kacang pistachio atau kenari, dan sirup madu yang manis. Teksturnya renyah di luar namun lembut di dalam, menjadikannya salah satu hidangan penutup paling terkenal di kawasan Timur Tengah dan Turki.

Biryani – India

Biryani juga sering menjadi hidangan istimewa saat Lebaran di India. Nasi berbumbu ini dimasak dengan berbagai rempah seperti saffron, kapulaga, kayu manis, dan cengkeh.

Biasanya biryani disajikan dengan daging kambing atau ayam. Aromanya yang kaya rempah membuat hidangan ini terasa sangat meriah dan cocok disajikan saat berkumpul bersama keluarga besar.

Rendang – Malaysia

Di Malaysia, rendang menjadi salah satu hidangan utama saat Hari Raya Aidilfitri. Makanan ini mirip dengan rendang Indonesia, yaitu daging yang dimasak lama dengan santan dan rempah hingga bumbunya meresap sempurna.

Rendang biasanya disajikan bersama lemang, yaitu nasi ketan yang dimasak dalam bambu dengan santan. Kombinasi ini menjadi hidangan khas yang banyak ditemukan di rumah-rumah saat Lebaran di Malaysia.

Kabsa – Arab Saudi

Kabsa adalah hidangan nasi berbumbu yang sangat populer di Arab Saudi. Saat Lebaran, kabsa sering disajikan dalam porsi besar untuk dinikmati bersama keluarga.

Nasi dimasak dengan rempah seperti kapulaga, kayu manis, dan lada hitam, kemudian disajikan dengan ayam atau daging kambing. Hidangan ini biasanya dimakan bersama-sama dari satu nampan besar, mencerminkan tradisi kebersamaan dalam budaya Timur Tengah.

Doro Wat – Ethiopia

Di Ethiopia, komunitas Muslim sering menyajikan Doro Wat saat perayaan Idul Fitri. Hidangan ini berupa semur ayam dengan bumbu pedas yang kaya rempah.

Doro Wat biasanya dimakan dengan injera, roti pipih khas Ethiopia yang memiliki tekstur lembut dan sedikit asam. Kombinasi keduanya menghasilkan hidangan yang kaya rasa dan sangat mengenyangkan.

Lapis Legit – Indonesia

Selain makanan utama, Indonesia juga memiliki banyak kue khas yang sering hadir saat Lebaran. Salah satunya adalah lapis legit.

Kue ini dikenal dengan lapisan-lapisan tipis yang dibuat dari campuran telur, mentega, gula, dan rempah seperti kayu manis dan pala. Proses pembuatannya cukup rumit, sehingga lapis legit sering dianggap sebagai kue spesial untuk momen perayaan.

Kahk – Mesir

Di Mesir, Lebaran identik dengan kue bernama Kahk. Kue ini berbentuk bulat kecil dan biasanya diisi dengan kurma, kacang, atau madu.

Setelah dipanggang, Kahk ditaburi gula halus sehingga tampilannya terlihat sederhana namun sangat menggugah selera. Kue ini sudah menjadi tradisi sejak zaman Mesir kuno dan masih populer hingga sekarang saat perayaan Idul Fitri.

Kuliner Lebaran sebagai Cerminan Budaya

Dari Asia Tenggara hingga Timur Tengah dan Afrika, setiap negara memiliki cara unik merayakan Lebaran melalui makanan. Hidangan-hidangan ini tidak hanya lezat, tetapi juga menyimpan cerita tentang tradisi, kebersamaan, dan identitas budaya masyarakatnya.

Bagi 7summits Travelers yang gemar menjelajahi dunia, mencicipi kuliner khas saat Lebaran bisa menjadi pengalaman budaya yang menarik. Setiap hidangan membawa rasa yang berbeda, sekaligus memperlihatkan bagaimana perayaan Idul Fitri dirayakan dengan cara yang beragam di seluruh dunia.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954  

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS