+62 821-2634-2661

marketing@7summitstravel.com

Blog Image

26

Feb

Keliling Bandung Naik Bandros, Bisa Belajar Sejarah dan Jajan Enak

Bandros merupakan kudapan manis dari Bandung yang juga dipakai sebagai bus wisata. Turis lokal dan mancanegara bisa keliling kota hingga masak bareng.

Hadir sejak pertengahan tahun 2015 lalu, Bandung Tour on Bus (Bandros), sudah menjadi ikon parawisata di Kota Parahyangan ini. Bus wisata dengan desain unik dan warna-warni ini membawa wisatawan mengenal lebih jauh sejarah di setiap sudut kota Bandung. Bus wisata yang bisa menampung 25 orang ini, memiliki rute yang menarik setiap harinya.

"Meski sudah ada sejak tahun 2015, tapi masih jarang orang yang ketemu Bandros di Bandung. Ini karena jumlah unit Bandros yang terbatas, dan banyak peminatnya," tutur Pak Ardi, selaku pemandu wisata di Bandros kepada detikFood (28/01).

Nama bis Bandros ini sendiri terbilang cukup unik. Karena mengambil dari nama kue bandros. Kue tradisional dari Jawa Barat yang dibuat dari tepung beras, kelapa parut, santan dan ditaburi gula pasir.

"Beda dengan kue bandros yang punya rasa manis saat dimakan, kalau Bandros ini tidak bisa dimakan tapi bisa diajak keliling kota Bandung. Nama ini sebenarnya merupakan hasil saran dari warga Bandung, yang dipilih oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, yang saat itu masih menjabat sebagai Wali Kota Bandung," jelas Pak Ardi.

Dengan nama yang mengingatkan orang-orang pada kue bandros, kehadiran bus Bandros ini tentunya jadi menarik perhatian. Banyak rute yang dilewati Bandros, sesuai warna Bandros. Misalnya bus Bandros yang berwarna biru akan melewati Alun-Alun Bandung hingga kawasan Buah Batu. Sementara Bandros berwarna kuning akan melalui Braga hingga Taman Dewi Sartika.

Tak hanya sekedar jalan-jalan dan mempelajari budaya serta sejarah kota Bandung saja. Tur Bandros menyediakan aktivitas yang berbeda, seperti masak-masak bareng peserta tur di salah satu taman terbuka yang ada di kota Bandung, hingga menyinggahitempat-tempat kuliner legendaris di sana.

"Tur Bandros ini selalu ingin menghadirkan hal yang baru, agar orang-orang dan para wisatawan ini tidak cepat bosan. Saya pernah mengajak para peserta tur untuk masak bareng di salah satu taman di kota Bandung, dan animonya luar biasa," ungkap Pak Ardi, yang dulu merupakan salah satu kontestan di acara kompetisi memasak di Indonesia.

Pak Ardi yang hobi masak dan kulineran, sering kali mengajak para peserta tur Bandros untuk masak bereng hingga mengikuti berbagai games seru. Pak Ardi juga sudah merancang untuk membuat rute baru khusus kuliner-kuliner legendaris di Bandung.

"Sebenarnya kalau Bandros sendiri hanya unitnya saja, namun aktivitas tur atau rute bisa sesuai selera para peserta tur yang menyewa Bandros ini. Kalau untuk acara masak memasak, merupakan ide pribadi dari saya dan pemandu wisata lainnya, jadi tanpa menghilangkan nilai sejarah dan budaya dalam tur, hanya saja kami memasukkan acara memasak agar lebih seru," lanjut Pak Ardi.

"Saya juga sudah merancangkan program rute tur Bandros terbaru, yaitu rute makanan jadul, makanan yang sudah terkenal, hingga makanan-makanan enak yang ada di pelosok-pelosok kota Bandung. Untuk makanannya seperti bola ubi, wedang dan ronde jahe, ada roti bakar, dan nasi kuning, semuanya ada. Hanya saja masih dalam proses pengembangan dengan pihak marketing Bandros," pungkas Pak Ardi.
Nah, bagi para wisatawan yang tertarik untuk merancang rute tur sendiri dengan naik Bandros, bisa menyewa bus Bandros ini dengan kisaran harga Rp 900.000 untuk 8 jam. Di sana para wisatawan bisa bebas menentukan jalur atau tempat mana yang ingin mereka kunjungi, termasuk rute tur kuliner. Sementara untuk harga tiket bus Bandros
 reguler, dimulai dari Rp 20.000 saja untuk satu jam tur perjalanan.

Sumber: fooddetik.com

Share This News

Comments

Newsletter

Lorem ipsum dolor sit amet, consectetur adipisicing elit. Aliquid fugit expedita, iure ullam cum vero ex sint aperiam maxime.