Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

07

Oct

London untuk Pecinta Museum: Area Mana yang Paling Enak Dijelajahi?

London bisa dibilang salah satu kota yang paling cocok untuk traveler yang suka museum. Koleksinya bukan cuma banyak, tetapi juga tersebar di beberapa kawasan dengan karakter yang berbeda. Ada area yang cocok untuk menghabiskan satu hari penuh di museum, ada yang lebih pas untuk pecinta sejarah, sampai kawasan yang memungkinkan kamu menggabungkan museum dengan jalan kaki, taman, atau suasana kota.

Kalau itinerary kamu memang sengaja dibuat untuk museum hopping, memilih area sejak awal bisa membuat perjalanan jauh lebih efisien. Daripada bolak-balik naik transportasi dari satu sisi London ke sisi lainnya, lebih baik mengelompokkan museum berdasarkan kawasan.

1. South Kensington: Pilihan Paling Praktis untuk Museum Hopping

Kalau baru pertama kali ke London dan ingin mengunjungi beberapa museum sekaligus, South Kensington bisa jadi pilihan paling aman.

Kawasan ini dikenal sebagai Museum Quarter karena memiliki tiga museum besar yang lokasinya sangat berdekatan: Natural History Museum, Science Museum, dan Victoria and Albert Museum (V&A). Ketiganya bahkan bisa dijangkau dengan berjalan kaki dalam beberapa menit.

Natural History Museum cocok untuk pecinta dinosaurus, fosil, hewan, dan sejarah alam. Salah satu bagian yang paling ikonik adalah kerangka paus biru yang menggantung di Hintze Hall. Museum ini juga memiliki lebih dari 20 galeri sehingga sebenarnya bisa menghabiskan waktu berjam-jam di dalamnya.

Di sebelahnya ada Science Museum yang lebih interaktif, dengan koleksi seputar teknologi, kedokteran, ruang angkasa, dan berbagai perkembangan ilmu pengetahuan.

Sementara itu, V&A punya suasana yang berbeda. Koleksinya berfokus pada seni dekoratif dan desain, termasuk fashion, perhiasan, furnitur, fotografi, hingga arsitektur.

Paling cocok untuk: first-time visitor, keluarga, pecinta science, fashion, art, dan traveler yang ingin museum hopping tanpa banyak pindah transportasi.

2. Bloomsbury: Buat yang Suka Sejarah dan Museum Klasik

Kalau South Kensington terasa lebih modern dan science-oriented, Bloomsbury punya karakter yang lebih kuat di sejarah, budaya, dan literatur.

Nama yang paling terkenal tentu saja British Museum. Museum ini menjadi salah satu museum utama London untuk melihat koleksi dari berbagai peradaban dunia, mulai dari Mesir Kuno hingga Yunani dan Romawi.

Namun, Bloomsbury tidak berhenti di British Museum. Di kawasan ini juga terdapat beberapa museum yang lebih spesifik seperti Charles Dickens Museum, Foundling Museum, Petrie Museum of Egyptian Archaeology, Grant Museum of Zoology, dan The Postal Museum.

Karena jenis museumnya cukup beragam, Bloomsbury menarik buat traveler yang suka mengeksplorasi museum dengan tema yang lebih spesifik. Kamu bisa memulai dari British Museum, lalu melanjutkan perjalanan dengan museum yang lebih kecil sesuai minat.

Area ini juga enak untuk dijelajahi dengan berjalan kaki karena suasananya lebih tenang dibanding beberapa kawasan pusat London yang sangat ramai.

Paling cocok untuk: history lover, penggemar arkeologi, literatur, dan museum dengan koleksi yang lebih spesifik.

3. Greenwich: Museum + Sejarah Maritim + Jalan Santai

Kalau ingin pengalaman museum yang tidak terasa seperti seharian berada di dalam gedung, arahkan itinerary ke Greenwich.

Kawasan ini punya beberapa tempat yang masih berada dalam satu area, yaitu National Maritime Museum, Queen's House, Royal Observatory Greenwich, dan Cutty Sark. Keempatnya berada dalam kawasan Maritime Greenwich yang berstatus UNESCO World Heritage Site dan dapat dijangkau dengan berjalan kaki satu sama lain.

National Maritime Museum cocok untuk yang tertarik dengan sejarah pelayaran dan hubungan Inggris dengan laut. Sementara Queen's House menawarkan koleksi seni dan sejarah kerajaan.

Setelah itu, kamu bisa naik ke Royal Observatory untuk melihat Prime Meridian Line dan menikmati pemandangan London dari Greenwich Park. Cutty Sark juga bisa dimasukkan ke itinerary kalau ingin melihat kapal bersejarah yang masih menjadi bagian dari kawasan ini.

Greenwich terasa lebih seperti satu pengalaman perjalanan daripada sekadar museum hopping. Kamu bisa menggabungkan museum, taman, landmark bersejarah, dan jalan kaki dalam satu hari.

Paling cocok untuk: history lover, pecinta maritime, keluarga, dan traveler yang ingin museum sekaligus sightseeing.

4. Bankside: Buat Pecinta Seni Modern

Kalau museum favoritmu lebih dekat dengan contemporary art, pilih Bankside.

Di kawasan ini terdapat Tate Modern, salah satu destinasi seni modern dan kontemporer paling terkenal di London. Galerinya menempati bekas pembangkit listrik dan memiliki koleksi dari nama-nama seperti Picasso, Dalí, Warhol, Matisse, hingga Kusama.

Yang menarik, Bankside tidak harus dijadikan tujuan museum saja. Setelah dari Tate Modern, kamu bisa berjalan menyusuri South Bank, melewati Millennium Bridge, melihat Sungai Thames, atau melanjutkan perjalanan menuju area London Bridge.

Jadi kalau kamu tipe traveler yang cepat bosan kalau terlalu lama di dalam museum, kawasan ini cukup ideal karena pengalaman seninya bisa langsung dilanjutkan dengan walking tour.

Paling cocok untuk: art lover, contemporary art enthusiast, dan traveler yang suka menggabungkan museum dengan city walk.

Jadi, Area Mana yang Paling Enak?

Pilihan terbaik sebenarnya tergantung tipe museum yang ingin kamu lihat.

Kalau ingin museum hopping paling praktis, pilih South Kensington. Tiga museum besarnya berada dalam jarak jalan kaki dan semuanya punya tema yang berbeda.

Kalau lebih suka sejarah dan peradaban dunia, Bloomsbury lebih menarik karena British Museum dikelilingi beberapa museum kecil dengan tema yang spesifik.

Untuk pengalaman museum sekaligus jalan-jalan, Greenwich menjadi pilihan yang menarik karena museum, taman, bangunan bersejarah, dan pemandangan kota bisa digabung dalam satu itinerary.

Sementara itu, Bankside paling cocok untuk traveler yang ingin menikmati seni modern sekaligus suasana London di tepi Sungai Thames.

Satu hal yang perlu diingat, jangan terlalu ambisius memasukkan terlalu banyak museum dalam satu hari. Museum besar seperti Natural History Museum saja direkomendasikan untuk dikunjungi sekitar tiga sampai empat jam. Lebih enak memilih satu atau dua museum utama, lalu menyisakan waktu untuk menikmati kawasan di sekitarnya.

Dengan cara ini, perjalanan ke London tidak terasa seperti sekadar mengejar checklist museum. Kamu tetap punya waktu untuk menikmati jalanan, bangunan, taman, dan suasana kota yang membuat London punya karakter tersendiri.


Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS