Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Kalau membayangkan makanan khas Inggris, mungkin fish and chips jadi salah satu yang langsung muncul di kepala. Tapi kuliner Inggris sebenarnya punya banyak hidangan lain yang sudah menjadi bagian dari keseharian masyarakatnya, mulai dari sarapan berat, pie, sampai makan siang khas hari Minggu.
Buat traveler yang sedang berkunjung ke Inggris, mencoba makanan lokal juga bisa menjadi cara sederhana untuk mengenal budaya setempat. Beberapa hidangan bahkan punya cerita dan kebiasaan makan yang sudah berlangsung cukup lama.
Berikut beberapa makanan yang identik dengan Inggris dan layak masuk daftar kuliner saat traveling.
Sulit membicarakan makanan Inggris tanpa menyebut fish and chips. Hidangan ini terdiri dari ikan yang dilapisi adonan lalu digoreng hingga renyah, kemudian disajikan bersama kentang goreng.
Fish and chips awalnya dikenal sebagai makanan sederhana dan praktis, terutama di kawasan pesisir. Kini, hidangan ini bisa ditemukan mulai dari toko fish and chips sederhana sampai restoran dengan versi yang lebih modern. VisitBritain bahkan menyebutnya sebagai salah satu hidangan yang dianggap sebagai makanan nasional Inggris.
Untuk traveler, menikmati fish and chips di kota pesisir atau kawasan yang dekat dengan laut bisa menjadi pengalaman yang cukup khas.
Kalau fish and chips identik dengan makanan sehari-hari, Sunday roast lebih dekat dengan tradisi makan bersama pada hari Minggu.
Hidangan ini biasanya terdiri dari daging panggang seperti beef, chicken, atau pork, lengkap dengan roast potatoes, sayuran, gravy, dan Yorkshire pudding. Kombinasi pendampingnya bisa berbeda tergantung tempat dan jenis roast yang dipilih.
Yang membuat Sunday roast menarik bukan hanya makanannya, tetapi juga suasananya. Hidangan ini sering dinikmati bersama keluarga atau teman, terutama di rumah maupun pub. VisitBritain menggambarkannya sebagai tradisi makan hari Minggu yang menyatukan keluarga dan teman.
Buat traveler yang terbiasa sarapan ringan, Full English Breakfast mungkin terasa cukup serius.
Satu porsi biasanya berisi telur, bacon, sosis, baked beans, toast, jamur, dan tomat panggang. Beberapa versi juga dilengkapi hash browns atau black pudding. Menu ini juga sering disebut sebagai fry-up.
Full English Breakfast bisa ditemukan di hotel, kafe, dan pub di berbagai wilayah Inggris. Karena porsinya cukup lengkap, makanan ini bahkan bisa membuat traveler bertahan cukup lama sebelum waktu makan berikutnya.
Pie and mash punya hubungan yang cukup kuat dengan sejarah kuliner London, khususnya kawasan East End.
Sesuai namanya, hidangan ini terdiri dari pie yang disajikan bersama mashed potatoes. Secara tradisional, pie and mash juga bisa disertai parsley sauce yang dikenal sebagai liquor.
Makanan ini dulunya erat dengan kehidupan masyarakat kelas pekerja di sekitar kawasan pelabuhan London. Kini, pie and mash masih menjadi salah satu makanan tradisional yang bisa dicoba ketika ingin merasakan sisi kuliner London yang berbeda dari restoran modern.
Jangan sampai tertukar karena namanya. Yorkshire pudding bukan dessert, melainkan pendamping yang sangat populer untuk Sunday roast.
Makanan ini dibuat dari adonan sederhana berbahan tepung, telur, dan susu atau air, kemudian dipanggang hingga mengembang. Teksturnya ringan di bagian dalam dengan bagian luar yang lebih renyah.
Yorkshire pudding biasanya disajikan bersama roast beef, gravy, dan berbagai sayuran. VisitBritain juga memasukkannya sebagai salah satu pendamping penting dalam Sunday roast.
Satu lagi makanan yang cukup sederhana tetapi populer adalah bangers and mash.
Hidangan ini terdiri dari sosis dan mashed potatoes, biasanya disiram dengan gravy. Kesederhanaannya justru menjadi daya tariknya karena makanan ini cukup mudah ditemukan di pub atau tempat makan bergaya British.
Jenis sosis yang digunakan juga bisa berbeda-beda. Jadi, jangan heran kalau menemukan beberapa variasi bangers and mash ketika mencobanya di tempat yang berbeda.
Tidak semuanya harus makanan berat. Inggris juga terkenal dengan tradisi afternoon tea, yang biasanya terdiri dari teh, sandwich kecil, scone, serta berbagai kue dan pastry.
Afternoon tea lebih dari sekadar minum teh. Penyajiannya sendiri menjadi bagian dari pengalaman, biasanya menggunakan tiered cake stand dengan beberapa jenis makanan dalam satu set. Tradisi ini bisa ditemukan dari hotel mewah hingga tea room yang lebih sederhana.
Kalau ingin merasakan pengalaman British yang lebih klasik, afternoon tea bisa menjadi pilihan yang menarik untuk dimasukkan ke itinerary.
Makanan Inggris mungkin sering dianggap sederhana dan berat, tetapi justru dari hidangan sehari-hari tersebut traveler bisa melihat kebiasaan makan dan budaya lokal.
Fish and chips cocok untuk pengalaman kuliner yang praktis, Full English Breakfast bisa dicoba di pagi hari, sementara Sunday roast menawarkan pengalaman makan yang lebih santai bersama keluarga atau teman. Di sisi lain, afternoon tea memberikan suasana yang lebih klasik dan elegan.
Jadi, kalau suatu saat itinerary membawa kamu ke Inggris, jangan hanya fokus mencari tempat wisata. Sisihkan juga waktu untuk mencoba makanan lokalnya. Karena mengenal sebuah destinasi tidak selalu harus lewat landmark atau museum—kadang, cukup dimulai dari apa yang ada di atas meja makan.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments