Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Banyuwangi kembali punya alasan kuat untuk masuk daftar tujuan perjalanan Oktober 2026. Gandrung Sewu 2026 akan tampil dengan konsep yang berbeda dari penyelenggaraan sebelumnya.
Untuk pertama kalinya selama 14 tahun, pertunjukan tari kolosal yang menjadi salah satu ikon budaya Banyuwangi ini akan digelar pada malam hari, tepatnya 24 Oktober 2026 di Pantai Marina Boom Banyuwangi. Konsep baru tersebut memadukan seni tradisional dengan tata cahaya dan teknologi pertunjukan.
Perubahan ini menarik bukan hanya dari sisi pertunjukan. Bagi pariwisata Banyuwangi, Gandrung Sewu bisa menjadi alasan wisatawan untuk datang, menginap, lalu melanjutkan perjalanan ke berbagai destinasi lain di sekitarnya.
Selama ini Gandrung Sewu dikenal sebagai pertunjukan tari kolosal yang menghadirkan ribuan penari dalam satu panggung terbuka.
Pada 2026, suasananya akan dibuat berbeda. Pertunjukan malam memungkinkan penggunaan lighting, atraksi drone, kembang api, dan elemen visual lain yang sulit dimaksimalkan dalam pertunjukan siang hari.
Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 24 Oktober 2026 mulai pukul 18.30 WIB di Pantai Boom Marina. Rangkaian acaranya juga tidak hanya berisi pertunjukan utama. Ada Jaranan Show, Meras Gandrung, atraksi drone, pesta kembang api, hingga konser musik sebagai penutup.
Tema yang diangkat tahun ini adalah “Kembang Dermo”.
Konsep malam juga membuat pengalaman wisatawan berpotensi terasa lebih berbeda. Suhu yang lebih sejuk menjadi salah satu keuntungan bagi para penari, sementara tata cahaya dan suasana pesisir pada malam hari memberikan ruang baru untuk mengemas pertunjukan budaya secara lebih visual.
Meski tampil dengan teknologi dan konsep baru, Gandrung Sewu tetap membawa identitas budaya Banyuwangi.
Gandrung merupakan kesenian yang sangat erat dengan masyarakat Osing dan sudah menjadi bagian penting dari identitas budaya daerah. Karena itu, perubahan format pertunjukan tidak serta-merta mengubah esensi tari yang menjadi pusat acara.
Justru di sini menariknya.
Festival budaya tidak harus selalu ditampilkan dengan cara yang sama agar tetap dianggap tradisional. Gandrung Sewu menunjukkan bagaimana sebuah pertunjukan budaya bisa beradaptasi dengan perkembangan zaman sambil mempertahankan akar budayanya.
Lebih dari seribu penari dari berbagai kelompok usia terlibat dalam pertunjukan ini. Persiapan pun sudah dilakukan melalui latihan gabungan untuk menyatukan gerakan dan formasi para penari.
Buat wisatawan, Gandrung Sewu menarik kalau dijadikan bagian dari perjalanan beberapa hari, bukan sekadar datang untuk menonton acara lalu pulang.
Banyuwangi punya kombinasi destinasi yang cukup lengkap. Setelah menikmati festival di kawasan Pantai Boom, perjalanan bisa dilanjutkan ke Kawah Ijen, De Djawatan, Sendang Seruni, Pantai Cacalan, hingga kawasan Grand Watudodol. Destinasi-destinasi tersebut juga masuk dalam daftar tujuan wisata yang dipromosikan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi.
Artinya, wisatawan yang datang untuk Gandrung Sewu punya kesempatan memperpanjang masa tinggal dan mengeksplorasi lebih banyak sisi Banyuwangi.
Dari perspektif pariwisata, pola seperti ini cukup penting. Sebuah event tidak hanya dinilai dari jumlah orang yang datang ke lokasi acara, tetapi juga dari kemampuannya menggerakkan perjalanan, akomodasi, kuliner, transportasi, dan aktivitas wisata lainnya.
Perubahan Gandrung Sewu 2026 memperlihatkan satu hal: wisata budaya semakin membutuhkan cara baru untuk dikemas.
Wisatawan sekarang tidak hanya mencari tempat untuk dikunjungi. Mereka juga mencari pengalaman yang punya cerita, visual yang menarik, dan momen yang terasa spesial.
Gandrung Sewu punya modal tersebut. Ada budaya lokal, ribuan penari, cerita masyarakat Osing, kawasan pesisir, serta sekarang ditambah pengalaman pertunjukan malam dengan tata cahaya dan teknologi.
Rangkaian Gandrung Sewu 2026 sendiri berlangsung mulai 22 hingga 25 Oktober 2026, dengan puncak pertunjukan pada 24 Oktober.
Jadi, kalau sedang mencari alasan untuk memasukkan Banyuwangi ke itinerary Oktober, Gandrung Sewu 2026 layak dipertimbangkan.
Bukan hanya karena pertunjukannya spektakuler, tetapi karena dari satu event ini wisatawan bisa melihat bagaimana budaya lokal terus berkembang mengikuti zaman tanpa kehilangan identitasnya.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments