Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

22

Aug

Kenapa Rumah Korea Punya Lantai yang Selalu Hangat Saat Musim Dingin?

Kalau musim dingin datang ke Korea Selatan, suhu udara bisa turun cukup rendah. Namun, ada satu bagian rumah yang justru terasa nyaman dan hangat: lantainya.

Bagi orang yang baru pertama kali berkunjung atau tinggal di Korea, hal ini mungkin terasa unik. Mengapa lantai justru menjadi sumber kehangatan?

Jawabannya ada pada ondol, sistem pemanas lantai tradisional Korea yang sudah digunakan sejak berabad-abad lalu.

Apa Itu Ondol?

Ondol merupakan sistem pemanas yang memanfaatkan panas dari api untuk menghangatkan lantai rumah.

Pada sistem tradisional, panas dari pembakaran dialirkan melalui saluran di bawah lantai sebelum keluar melalui cerobong. Panas tersebut kemudian membuat permukaan lantai menjadi hangat.

Dengan cara ini, satu sumber panas dapat membantu menghangatkan ruangan dari bagian bawah.

Teknologi tradisional tersebut menjadi salah satu ciri khas arsitektur rumah Korea.

Kenapa Panasnya Berasal dari Lantai?

Konsep ondol berkaitan dengan cara masyarakat Korea beraktivitas di dalam rumah.

Dalam tradisi Korea, lantai bukan hanya tempat untuk berjalan. Banyak aktivitas sehari-hari dilakukan dengan duduk atau beristirahat di lantai.

Karena itu, lantai yang hangat memberikan manfaat langsung bagi penghuni rumah.

Saat musim dingin, duduk di lantai yang hangat tentu terasa jauh lebih nyaman dibandingkan berada di atas permukaan yang dingin.

Teknologi Lama yang Tetap Dipakai

Meskipun ondol tradisional menggunakan sistem pembakaran, konsep pemanas lantai tersebut tidak hilang ketika teknologi modern berkembang.

Sistem pemanas modern di Korea Selatan masih banyak menggunakan prinsip underfloor heating, meskipun sumber panasnya sudah menggunakan teknologi yang berbeda.

Jadi, ketika seseorang berada di apartemen atau rumah modern Korea dan merasakan lantainya hangat, konsepnya masih memiliki hubungan dengan tradisi ondol.

Teknologi berubah, tetapi ide dasarnya tetap bertahan.

Bukan Sekadar Cara Menghangatkan Rumah

Ondol juga memengaruhi kebiasaan dan desain rumah Korea.

Karena lantai menjadi bagian penting dalam kehidupan sehari-hari, penggunaan furnitur dan cara menata ruangan berkembang mengikuti sistem tersebut.

Hal ini juga membantu menjelaskan mengapa budaya duduk dan beraktivitas di lantai memiliki tempat penting dalam kehidupan tradisional Korea.

Dengan kata lain, teknologi pemanas tidak hanya mengubah suhu rumah.

Ondol ikut memengaruhi cara orang Korea menggunakan ruang di dalam rumah.

Bagaimana dengan Hanok?

Konsep ondol dapat ditemukan dalam hanok, yaitu rumah tradisional Korea.

Hanok dirancang dengan mempertimbangkan lingkungan dan perubahan musim. Selain ondol untuk menghadapi cuaca dingin, rumah tradisional Korea juga memiliki daecheongmaru, ruang berlantai kayu yang membantu sirkulasi udara saat musim panas.

Menariknya, satu konsep rumah dapat memiliki cara berbeda untuk menghadapi dua kondisi ekstrem: musim dingin dan musim panas.

Dari Rumah Tradisional ke Apartemen Modern

Korea Selatan saat ini didominasi kawasan perkotaan dengan bangunan apartemen modern.

Namun, sistem pemanas lantai tetap menjadi bagian penting dari kehidupan rumah tangga.

Ini menjadi contoh bagaimana sebuah konsep tradisional dapat bertahan meskipun bentuk tempat tinggal masyarakat sudah berubah.

Rumah modern mungkin tidak lagi memiliki tungku tradisional seperti pada masa lalu, tetapi prinsip memberikan panas dari bawah tetap digunakan.

Kenapa Lantai Hangat Begitu Disukai?

Ada alasan sederhana mengapa sistem ini terasa nyaman.

Panas dari lantai membantu menghangatkan tubuh dari bawah sekaligus membuat suhu ruangan lebih nyaman.

Bagi masyarakat yang tinggal di negara dengan musim dingin, kenyamanan seperti ini tentu sangat penting.

Tidak mengherankan jika pemanas lantai kemudian menjadi bagian yang sangat familiar dalam kehidupan sehari-hari di Korea.

Ondol Menunjukkan Cara Korea Beradaptasi dengan Iklim

Yang menarik dari ondol bukan hanya teknologinya.

Sistem ini menunjukkan bagaimana masyarakat pada masa lalu menciptakan solusi berdasarkan kondisi lingkungan tempat mereka tinggal.

Musim dingin yang panjang dan suhu rendah membutuhkan cara untuk menjaga rumah tetap nyaman.

Daripada hanya menghangatkan udara, panas dimanfaatkan melalui lantai—bagian rumah yang memang sering digunakan untuk duduk dan beraktivitas.

Solusi tersebut kemudian diwariskan dan terus berkembang hingga zaman modern.

Lebih dari Sekadar Lantai Hangat

Bagi wisatawan, merasakan lantai hangat di penginapan Korea mungkin terlihat seperti hal kecil.

Namun, di balik pengalaman tersebut terdapat sejarah teknologi dan budaya yang panjang.

Ondol menunjukkan bahwa arsitektur bukan hanya soal bentuk bangunan.

Cara sebuah rumah menghangatkan penghuninya juga bisa menceritakan bagaimana masyarakat beradaptasi dengan lingkungan dan membentuk kebiasaan hidup mereka.

Jadi, kalau suatu hari berkunjung ke Korea Selatan saat musim dingin dan menemukan lantai rumah yang terasa hangat, jangan heran.

Kamu sedang merasakan salah satu warisan teknologi tradisional Korea yang berhasil bertahan hingga kehidupan modern.

Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS