Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Nama Tumpak Sewu berasal dari bahasa Jawa yang berarti "seribu air terjun". Julukan tersebut menggambarkan banyaknya aliran air yang jatuh dari tebing setinggi sekitar 120 meter sehingga terlihat seperti dinding air raksasa.
Air terjun ini berasal dari aliran Sungai Glidik yang berhulu di kawasan Gunung Semeru. Debit air yang melimpah sepanjang tahun membuat Tumpak Sewu tetap mempesona, baik saat musim hujan maupun musim kemarau.
Julukan "Niagara Indonesia" muncul karena bentuk Air Terjun Tumpak Sewu yang berbeda dari kebanyakan air terjun di Indonesia.
Jika umumnya air terjun hanya memiliki satu atau dua aliran utama, Tumpak Sewu memiliki puluhan aliran air yang membentuk setengah lingkaran di sepanjang tebing. Pemandangan ini memberikan kesan megah yang mengingatkan banyak orang pada Air Terjun Niagara di Amerika Utara, meskipun keduanya memiliki karakter yang berbeda.
Keunikan inilah yang membuat Tumpak Sewu menjadi salah satu air terjun paling fotogenik di Indonesia.
Dari gardu pandang di atas tebing, wisatawan dapat menikmati panorama Air Terjun Tumpak Sewu secara menyeluruh.
Hamparan tebing hijau, derasnya aliran air, serta kabut tipis yang terbentuk dari percikan air menciptakan suasana yang begitu menenangkan. Saat cuaca cerah, pemandangan terlihat semakin dramatis dengan latar pegunungan yang mengelilingi kawasan tersebut.
Tidak heran jika lokasi ini sering menjadi favorit para fotografer maupun pembuat konten perjalanan.
Selain menikmati pemandangan dari atas, wisatawan juga dapat turun menuju dasar air terjun melalui jalur trekking.
Perjalanan menuju bawah cukup menantang karena harus melewati anak tangga, jalan berbatu, dan beberapa titik yang licin. Namun, semua usaha tersebut akan terbayar ketika sampai di dasar air terjun dan melihat langsung megahnya Tumpak Sewu dari dekat.
Karena medan yang cukup menantang, pengunjung disarankan menggunakan alas kaki yang nyaman dan berhati-hati selama perjalanan.
Tidak jauh dari Air Terjun Tumpak Sewu terdapat destinasi lain yang juga populer, yaitu Goa Tetes.
Kawasan ini menawarkan formasi bebatuan alami yang dihiasi tetesan air dari sela-sela tebing. Suasana di Goa Tetes terasa sejuk dengan nuansa alami yang masih sangat terjaga.
Banyak wisatawan memilih mengunjungi kedua destinasi ini dalam satu perjalanan karena lokasinya yang berdekatan.
Agar perjalanan lebih nyaman, datanglah pada pagi hari ketika cuaca masih cerah dan kawasan belum terlalu ramai.
Gunakan sepatu atau sandal gunung yang memiliki daya cengkeram baik karena jalur trekking cukup licin. Siapkan pakaian ganti jika berencana turun hingga ke dasar air terjun karena percikan air cukup deras.
Jangan lupa membawa air minum secukupnya dan selalu mengikuti arahan petugas demi keselamatan selama berada di kawasan wisata.
Air Terjun Tumpak Sewu dapat diakses dari Kota Malang maupun Lumajang menggunakan kendaraan pribadi atau kendaraan sewa.
Dari Kota Malang, perjalanan memerlukan waktu sekitar dua hingga tiga jam, sedangkan dari pusat Kota Lumajang dapat ditempuh dalam waktu sekitar satu setengah jam.
Sesampainya di area parkir, wisatawan masih perlu berjalan kaki menuju gardu pandang maupun jalur trekking menuju dasar air terjun.
Air Terjun Tumpak Sewu merupakan salah satu destinasi wisata alam terbaik di Indonesia yang menawarkan panorama luar biasa. Bentuknya yang unik, lingkungan yang masih alami, serta pengalaman trekking yang seru menjadikan tempat ini layak masuk dalam daftar destinasi impian para pencinta alam.
Jika Anda berencana menjelajahi Jawa Timur, jangan lewatkan kesempatan untuk mengunjungi Air Terjun Tumpak Sewu. Keindahan yang ditawarkan benar-benar membuktikan bahwa Indonesia memiliki pesona alam yang mampu bersaing dengan destinasi terkenal di dunia.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments