Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

03

Jul

Bangunan Peninggalan Belanda yang Masih Berdiri Kokoh

1. Gedung Sate, Bandung


Salah satu bangunan peninggalan Belanda yang paling terkenal adalah Gedung Sate.

Gedung ini dibangun pada tahun 1920 dan dirancang oleh arsitek Belanda J. Gerber. Nama "Gedung Sate" berasal dari ornamen di puncak bangunan yang menyerupai tusuk sate.

Hingga kini, Gedung Sate masih digunakan sebagai kantor Pemerintah Provinsi Jawa Barat sekaligus menjadi ikon Kota Bandung.

2. Lawang Sewu, Semarang


Lawang Sewu merupakan salah satu bangunan kolonial paling ikonik di Indonesia.

Bangunan yang mulai dibangun pada tahun 1904 ini awalnya menjadi kantor perusahaan kereta api Belanda, Nederlandsch-Indische Spoorweg Maatschappij (NIS).

Arsitekturnya yang megah dengan banyak pintu dan jendela membuat masyarakat menjulukinya "Lawang Sewu" atau "Seribu Pintu". Kini bangunan ini menjadi museum sekaligus destinasi wisata sejarah.

3. Kota Lama Semarang


Kota Lama Semarang dikenal sebagai kawasan bersejarah yang dipenuhi bangunan bergaya Eropa.

Sebagian besar bangunan di kawasan ini dibangun pada abad ke-18 hingga awal abad ke-20 dan masih dipertahankan keasliannya. Berjalan di kawasan Kota Lama memberikan suasana layaknya berada di kota-kota Eropa pada masa lampau.

4. Gedung Merdeka, Bandung


Sebelum dikenal sebagai Gedung Merdeka, bangunan ini bernama Societeit Concordia dan menjadi tempat berkumpul masyarakat Eropa pada masa kolonial.

Pada tahun 1955, bangunan ini menjadi lokasi penyelenggaraan Konferensi Asia-Afrika yang dihadiri oleh 29 negara.

Kini Gedung Merdeka difungsikan sebagai Museum Konferensi Asia-Afrika dan menjadi salah satu destinasi wisata sejarah favorit di Bandung.

5. Benteng Vredeburg, Yogyakarta


Benteng Vredeburg dibangun pada abad ke-18 oleh pemerintah kolonial Belanda sebagai benteng pertahanan.

Saat ini, benteng tersebut telah berubah fungsi menjadi museum yang menyimpan berbagai koleksi sejarah perjuangan bangsa Indonesia.

6. Gereja Blenduk, Semarang

Di kawasan Kota Lama Semarang berdiri Gereja Blenduk yang dibangun pada tahun 1753.

Bangunan ini menjadi gereja Protestan tertua di Jawa Tengah dan terkenal dengan kubah besar berwarna merah serta arsitektur khas Eropa yang masih terawat hingga sekarang.

7. Istana Bogor


Istana Bogor dibangun pada tahun 1745 sebagai tempat peristirahatan Gubernur Jenderal Hindia Belanda.

Setelah Indonesia merdeka, bangunan ini menjadi salah satu Istana Kepresidenan Republik Indonesia. Selain bangunannya yang megah, Istana Bogor juga terkenal dengan halaman luas yang dihuni ratusan rusa.

Mengapa Bangunan Kolonial Masih Bertahan?


Banyak bangunan peninggalan Belanda masih berdiri kokoh karena dibangun menggunakan material berkualitas tinggi serta teknik konstruksi yang maju pada masanya.

Selain itu, sebagian besar bangunan tersebut terus dirawat dan dilestarikan sebagai cagar budaya sehingga nilai sejarah dan arsitekturnya tetap terjaga.

Kini, bangunan-bangunan tersebut tidak hanya menjadi saksi sejarah, tetapi juga dimanfaatkan sebagai museum, kantor pemerintahan, pusat kebudayaan, hingga destinasi wisata.


Bangunan peninggalan Belanda yang masih berdiri kokoh menjadi bukti perjalanan panjang sejarah Indonesia. Dari Gedung Sate di Bandung, Lawang Sewu di Semarang, hingga Benteng Vredeburg di Yogyakarta, setiap bangunan memiliki cerita dan nilai sejarah yang berbeda.

Mengunjungi bangunan-bangunan ini bukan hanya sekadar menikmati keindahan arsitekturnya, tetapi juga menjadi kesempatan untuk mengenal lebih dekat perjalanan bangsa Indonesia dari masa kolonial hingga sekarang

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS