Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Dalam sistem usia tradisional Korea atau Korean Age, seorang bayi dianggap telah berusia 1 tahun saat lahir.
Alasannya berasal dari kepercayaan lama yang menghitung masa di dalam kandungan sebagai bagian dari kehidupan seseorang. Dengan kata lain, waktu sekitar sembilan bulan dalam kandungan dianggap sebagai awal perjalanan hidup.
Selain itu, usia semua orang akan bertambah satu tahun secara bersamaan setiap tanggal 1 Januari, tanpa memperhatikan tanggal lahir masing-masing.
Sebagai contoh, bayi yang lahir pada tanggal 31 Desember akan dianggap berusia 1 tahun saat lahir dan menjadi 2 tahun keesokan harinya, yaitu 1 Januari.
Sistem usia tradisional Korea telah digunakan selama berabad-abad dan menjadi bagian dari budaya masyarakat.
Cara perhitungan tersebut dianggap lebih sederhana karena semua orang memiliki usia yang bertambah pada hari yang sama. Selain itu, sistem ini juga mencerminkan pandangan budaya mengenai pentingnya masa kehamilan sebagai bagian dari kehidupan manusia.
Karena telah digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama sangat lama, sistem ini menjadi bagian dari identitas budaya Korea Selatan.
Di sebagian besar negara, usia seseorang dihitung sejak hari kelahirannya.
Seorang bayi dianggap berusia nol tahun saat lahir dan baru berusia satu tahun setelah melewati satu tahun penuh kehidupan.
Akibatnya, usia seseorang di Korea Selatan sering kali lebih tua satu hingga dua tahun dibanding usia internasional yang digunakan secara global.
Perbedaan ini terkadang menimbulkan kebingungan, terutama dalam urusan administrasi, pendidikan, perjalanan internasional, dan komunikasi dengan warga negara lain.
Pada tahun 2023, South Korea resmi menerapkan sistem usia internasional untuk penggunaan hukum dan administrasi negara.
Dengan perubahan ini, usia warga Korea Selatan dihitung sama seperti negara-negara lain di dunia, yaitu dimulai dari nol saat lahir dan bertambah setiap tanggal ulang tahun.
Kebijakan tersebut dibuat untuk mengurangi kebingungan yang sering muncul akibat adanya beberapa sistem perhitungan usia yang digunakan secara bersamaan.
Meski demikian, sebagian masyarakat masih menggunakan sistem usia tradisional dalam percakapan sehari-hari karena sudah menjadi bagian dari budaya mereka.
Meskipun aturan resmi telah berubah, sistem usia tradisional masih sering muncul dalam budaya populer Korea.
Tidak jarang masyarakat Korea tetap menyebut usia mereka berdasarkan cara perhitungan lama ketika berbicara dengan keluarga atau teman dekat. Hal ini menunjukkan bagaimana sebuah tradisi dapat terus bertahan meskipun sistem administrasi telah berubah.
Bagi wisatawan yang berkunjung ke Korea Selatan, memahami perbedaan ini bisa menjadi pengalaman budaya yang menarik.
Sistem usia tradisional Korea Selatan menjadi salah satu contoh unik bagaimana budaya dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari masyarakat. Selama bertahun-tahun, bayi yang baru lahir langsung dianggap berusia satu tahun karena masa dalam kandungan dihitung sebagai bagian dari kehidupan.
Meskipun kini Korea Selatan telah mengadopsi sistem usia internasional, kisah tentang cara menghitung usia yang unik ini tetap menjadi salah satu fakta budaya paling menarik dari Negeri Ginseng.
Comments