Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Dengan arsitektur yang unik, lorong-lorong bawah tanah, serta kolam pemandian yang ikonik, Taman Sari menjadi salah satu destinasi wisata sejarah paling populer di Yogyakarta. Tidak hanya menarik bagi pecinta sejarah, tempat ini juga menjadi favorit para fotografer dan wisatawan yang ingin merasakan suasana kerajaan Jawa tempo dulu.
Taman Sari dibangun pada masa pemerintahan Sultan Hamengkubuwono I sekitar abad ke-18.
Kompleks ini awalnya berfungsi sebagai taman kerajaan, tempat rekreasi keluarga kesultanan, sekaligus area pertahanan. Pada masanya, Taman Sari memiliki jaringan kolam, kanal air, taman, hingga bangunan-bangunan yang terhubung satu sama lain.
Karena sebagian wilayahnya pernah dikelilingi air, Taman Sari sering dijuluki sebagai "Istana Air" atau Water Castle of Yogyakarta.
Salah satu area paling terkenal di Taman Sari adalah kolam pemandian yang dikenal dengan nama Umbul Binangun.
Kolam ini dahulu digunakan oleh keluarga kerajaan untuk bersantai dan mandi. Arsitektur bangunan yang mengelilingi kolam masih terlihat indah hingga saat ini, menjadikannya salah satu spot foto favorit wisatawan.
Konon, Sultan akan mengamati para putri yang sedang mandi dari sebuah menara khusus sebelum memilih pendamping untuk menemaninya. Kisah tersebut menjadi salah satu cerita yang paling sering dikaitkan dengan Taman Sari.
Selain kolam pemandian, Taman Sari juga memiliki lorong-lorong bawah tanah yang menarik untuk dijelajahi.
Lorong ini dahulu digunakan sebagai jalur penghubung antarbagian kompleks serta berfungsi sebagai tempat perlindungan saat terjadi ancaman. Beberapa bagian lorong masih dapat dikunjungi hingga sekarang dan memberikan pengalaman berbeda bagi wisatawan.
Nuansa historis yang kuat membuat banyak pengunjung merasa seperti sedang kembali ke masa kejayaan Kesultanan Yogyakarta.
Keunikan lain dari Taman Sari adalah desain arsitekturnya.
Bangunan-bangunan di kompleks ini memperlihatkan perpaduan gaya Jawa, Portugis, dan Eropa yang menghasilkan tampilan yang berbeda dari kebanyakan bangunan tradisional lainnya di Indonesia.
Detail pintu, jendela, hingga ornamen bangunan menunjukkan bagaimana pengaruh budaya luar telah berinteraksi dengan budaya lokal pada masa itu.
Perpaduan tersebut menjadikan Taman Sari sebagai salah satu situs arsitektur bersejarah yang sangat menarik untuk dipelajari.
Selain nilai sejarahnya, Taman Sari juga dikenal sebagai salah satu lokasi fotografi terbaik di Yogyakarta.
Dinding tua yang artistik, lorong-lorong bersejarah, serta kolam pemandian yang ikonik menciptakan banyak sudut menarik untuk diabadikan. Tidak sedikit fotografer yang memilih Taman Sari sebagai lokasi foto prewedding, portrait, hingga konten wisata.
Keindahan visual inilah yang membuat Taman Sari tetap populer di era media sosial.
Lokasi Taman Sari yang tidak jauh dari kawasan Keraton Yogyakarta membuatnya mudah dikunjungi oleh wisatawan.
Banyak traveler menggabungkan kunjungan ke Taman Sari dengan destinasi lain seperti Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat dan Malioboro dalam satu hari perjalanan.
Kombinasi sejarah, budaya, dan akses yang mudah menjadikan Taman Sari sebagai salah satu ikon wisata Yogyakarta yang tidak pernah kehilangan daya tariknya.
Taman Sari Yogyakarta bukan hanya sekadar destinasi wisata, tetapi juga saksi bisu perjalanan panjang Kesultanan Yogyakarta.
Dengan kolam pemandian yang ikonik, lorong bawah tanah yang penuh cerita, serta arsitektur yang memukau, Taman Sari menawarkan pengalaman wisata sejarah yang sulit ditemukan di tempat lain. Bagi 7summits Travelers yang berkunjung ke Yogyakarta, Taman Sari adalah destinasi yang wajib masuk dalam daftar perjalanan untuk menikmati perpaduan antara sejarah, budaya, dan keindahan arsitektur dalam satu tempat.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments