Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

11

Mar

Street Food yang Menghidupkan Suasana Ramadhan

Bulan Ramadhan tidak hanya identik dengan ibadah puasa, tetapi juga dengan tradisi kuliner yang muncul di berbagai belahan dunia. Menjelang waktu berbuka, banyak kota berubah menjadi pusat aktivitas kuliner dengan hadirnya berbagai street food khas Ramadhan. Dari pasar malam hingga lapak kaki lima, makanan berbuka puasa menjadi bagian penting dari budaya masyarakat selama bulan suci ini.

Bagi 7summits Travelers yang tertarik dengan wisata kuliner, street food Ramadhan menawarkan pengalaman yang berbeda di setiap negara. Setiap kota memiliki makanan khas berbuka yang mencerminkan budaya, sejarah, dan tradisi lokal.

Istanbul, Turki

Di Istanbul, suasana Ramadhan terasa sangat meriah terutama di area sekitar masjid dan alun-alun kota. Menjelang waktu berbuka, banyak pedagang kaki lima menjual makanan khas yang biasa disantap saat iftar.

Salah satu street food yang populer adalah pide, roti pipih khas Turki yang biasanya disajikan hangat saat berbuka puasa. Selain itu, ada juga baklava, makanan manis berlapis yang terbuat dari adonan filo, kacang, dan sirup gula yang menjadi hidangan penutup favorit selama Ramadhan.

Marrakech, Maroko

Di kota Marrakech, Ramadhan identik dengan aroma rempah yang kuat dari berbagai hidangan jalanan. Pasar dan jalan-jalan kota dipenuhi pedagang yang menjual makanan khas berbuka.

Salah satu hidangan yang sering ditemui adalah harira, sup tradisional Maroko yang biasanya berisi tomat, lentil, dan rempah-rempah. Sup ini sering disantap bersama kurma atau roti sebagai menu pembuka saat berbuka puasa.

Kuala Lumpur, Malaysia

Kuala Lumpur dikenal dengan bazaar Ramadhan yang sangat populer setiap tahunnya. Di berbagai kawasan kota, pasar takjil besar bermunculan dengan ratusan pedagang yang menjual aneka makanan khas berbuka.

Beberapa street food yang paling dicari adalah roti john, roti isi daging dan telur yang dimasak di atas wajan besar, serta murtabak, makanan berbahan adonan tepung yang diisi daging dan bumbu khas.

Kairo, Mesir

Ramadhan di Kairo memiliki suasana yang sangat khas dengan lampu-lampu tradisional yang menghiasi jalanan kota. Saat sore hari, pedagang street food mulai memenuhi berbagai sudut kota untuk menyambut waktu berbuka.

Salah satu minuman yang paling populer adalah karkade, minuman segar berbahan bunga hibiscus yang memiliki rasa manis dan sedikit asam. Selain itu, ada juga kunafa, makanan penutup manis yang sering dijual di berbagai lapak street food selama Ramadhan.

Dubai, Uni Emirat Arab

Sebagai salah satu kota modern di Timur Tengah, Dubai tetap mempertahankan tradisi kuliner Ramadhan yang kuat. Banyak street food yang dijual di area pasar malam atau festival Ramadhan.

Beberapa makanan yang sering ditemui antara lain shawarma, roti isi daging yang dipanggang secara vertikal, serta berbagai makanan manis berbahan kurma yang sering disajikan saat berbuka.

Wisata Kuliner Ramadhan yang Penuh Tradisi

Street food Ramadhan di berbagai kota dunia bukan hanya soal makanan, tetapi juga tentang pengalaman budaya. Setiap hidangan yang dijual di pinggir jalan memiliki cerita tentang tradisi berbuka puasa yang telah berlangsung selama bertahun-tahun.

Bagi 7summits Travelers yang gemar menjelajah dunia, mencicipi street food saat Ramadhan bisa menjadi cara menarik untuk memahami budaya lokal. Dari pasar malam di Asia hingga lapak kuliner di Timur Tengah, suasana berbuka puasa selalu menghadirkan pengalaman yang hangat dan penuh kebersamaan di berbagai kota dunia.

Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954

Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS