Whatsapp

+6281-1227-7954

klien7summitstravel@gmail.com

Blog Image

06

Jan

Belajar Pariwisata Berkelanjutan dari Desa Wisata Panglipuran Bali


Kalau ngomongin Bali, kebanyakan orang langsung kebayang pantai, beach club, atau sunset romantis. Tapi Bali punya sisi lain yang nggak kalah keren dan justru relevan dengan masa depan pariwisata dan keberlanjutan lingkungan. Yups! Desa Wisata Panglipuran.


Desa ini sering masuk daftar desa terbersih di dunia dan mendukung keberlanjutan, tapi sebenarnya yang bikin Panglipuran spesial bukan cuma soal lingkungan yang bersih. Melainkan tata cara mereka dalam menjaga budaya, alam, dan kehidupan sosial secara berkelanjutan. Buat 7summitstravelers yang suka traveling sambil belajar nilai lokal, Panglipuran adalah contoh nyata pariwisata berkelanjutan yang bisa jadi inspirasi.



Sekilas Tentang Desa Wisata Panglipuran


Desa Wisata Panglipuran terletak di Kabupaten Bangli, Bali, sekitar ±1 jam perjalanan dari Ubud. Desa ini dikenal dengan tata ruangnya yang rapi, arsitektur tradisional Bali yang masih asli, dan suasana yang super tenang. Yang menarik, Panglipuran bukan “desa wisata buatan”, tapi **desa adat yang tetap hidup seperti biasa**, lalu dibuka dengan konsep wisata yang menghormati aturan lokal.


 Konsep Pariwisata Berkelanjutan yang Diterapkan


1. Tata Ruang Desa yang Menghormati Alam

Salah satu hal paling mencolok di Panglipuran adalah jjalan utama desa yang lurus, bersih, dan bebas kendaraan bermotor. Area hutan bambu juga dijaga ketat dan tidak boleh ditebang sembarangan. Hal ini merupakan bentuk nyata dalam upaya menjaga kelestariak ekosistem lingkungan, pengurangan dampak negatif terhadap lingkungan dan kenyamanan bagi kehidupan disekelilingnya.


2. Pelestarian Budaya dan Arsitektur Tradisional

Rumah-rumah di Panglipuran punya gerbang (angkul-angkul)  yang seragam dan dibangun sesuai pakem adat Bali. Nggak ada bangunan modern yang “menyolok” atau merusak visual desa. Budaya di sini bukan dipentaskan khusus buat aktivitas pariwisata saja, tetapi bagian dari ritual adat yang rutin dilakukan, selain itu warga juga masih melakukan upacara keagamaan dan nilai-nilai tradisi sehari-hari.


3. Pengelolaan Sampah yang Disiplin

Panglipuran dikenal sebagai salah satu desa terbersih di Indonesia karena aturan adat yang tegas soal kebersihan. Desa ini menerapkan berbagai praktik yang mendukung keberlanjutan lokal seperti pemilahan sampah sesuai jenisnya, larangan penggunaan plastk secara berlebihan, dan bagi yang melanggar akan dikenakan sanksi. 


4. Ekonomi Lokal yang Diberdayakan

Pariwisata di Panglipuran memberikan manfaat langsung ke warga, bukan hanya ke kalangan pengusaha. Dikarenakan warga turut menjual kerajinan tangan, menyediakan homestay milik penduduk lokal dan kuliner tradisional yang  dikelola langsung oleh keluarga desa. Dengan sistem ini, uang dari wisata berputar di desa, bukan bocor ke luar.




Buat 7summitstravelers yang berkunjung ke Panglipuran, aktivitas yang dapat dilakukan adalah jalan santai menyusuri desa sambil menikmati alam dan kebudayaan, mengunjungi rumah warga dan belajar kehidupan adat, menikmati kuliner tradisional Bali dan eksplorasi hutan bambu di sekitar desa


Kalau 7summitstraveler tertarik bisa banget hubungi kami.

Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954 






Share This News

Comments

Newsletter

Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS