Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Kalau kamu jalan-jalan ke daerah Pangalengan, Bandung Selatan, ada satu tempat bersejarah yang mungkin jarang dibahas, tapi punya peran besar dalam perkembangan teknologi dunia. Namanya Stasiun Radio Malabar — sebuah stasiun pemancar yang dulunya dikenal sebagai salah satu yang paling canggih di dunia pada masanya.
Stasiun Radio Malabar dibangun pada tahun 1923 oleh pemerintah Hindia Belanda. Tujuannya bukan main — untuk menghubungkan komunikasi antara Batavia (Jakarta) dan Belanda lewat gelombang radio jarak jauh. Saat itu, teknologi komunikasi masih sangat terbatas, dan keberadaan stasiun ini dianggap sebagai pencapaian luar biasa di bidang telekomunikasi global.
Proyek ambisius ini dipimpin oleh seorang insinyur jenius bernama Cornelis Johannes de Groot. Dengan medan yang sulit di kawasan pegunungan Malabar, pembangunan menara dan sistem antena raksasa jadi tantangan tersendiri. Tapi hasilnya benar-benar menakjubkan — Stasiun Radio Malabar berhasil mengirim sinyal radio sejauh ribuan kilometer ke Eropa.
Salah satu hal paling mencengangkan dari Stasiun Radio Malabar adalah sistem antenanya. Antena raksasa itu membentang sepanjang hampir 2 kilometer, dipasang di antara dua puncak gunung. Energi pemancarannya mencapai 240 kilowatt, yang pada masa itu tergolong luar biasa besar.
Dengan teknologi ini, Stasiun Malabar menjadi salah satu pusat komunikasi jarak jauh pertama di dunia, bahkan sebelum era satelit dan internet seperti sekarang. Dari sini, pesan-pesan penting pemerintah kolonial bisa dikirim langsung ke Belanda dengan kecepatan yang belum pernah ada sebelumnya.
Selama beberapa dekade, Stasiun Malabar jadi kebanggaan Hindia Belanda. Tapi setelah kemerdekaan Indonesia dan perkembangan teknologi baru, peran stasiun ini perlahan memudar. Pada 1960-an, aktivitasnya berhenti sepenuhnya.
Meski begitu, peninggalannya masih bisa kamu temukan di kawasan Pangalengan. Sisa bangunan, menara, dan beberapa bagian peralatannya masih berdiri — jadi saksi bisu dari masa kejayaan teknologi radio di tanah Priangan.
Kini, Stasiun Radio Malabar diakui sebagai cagar budaya nasional. Selain punya nilai sejarah tinggi, tempat ini juga menarik buat kamu yang suka wisata sejarah dan teknologi. Beberapa komunitas di Bandung bahkan sering mengadakan kunjungan edukatif ke sana untuk mengenang peran penting Malabar dalam sejarah komunikasi dunia.
Bisa dibilang, Stasiun Radio Malabar bukan sekadar peninggalan tua — tapi simbol dari betapa majunya teknologi di Indonesia bahkan sejak seratus tahun lalu.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments