Newsletter
Put your email below to subscribe our latest PROMO & NEWS
+6281-1227-7954
klien7summitstravel@gmail.com
Kampus ITK di Balikpapan baru-baru ini jadi sorotan karena dipercaya menjadi penyelenggara acara “Tourism Ambassador Motion Challenge 2025”, sebuah bagian dari rangkaian pemilihan duta wisata nasional.
Acara ini bukan sekadar lomba biasa—melainkan kolaborasi antara dunia akademik, pemerintah daerah, dan komunitas pariwisata. Para peserta datang dari berbagai provinsi untuk menunjukkan kemampuan, wawasan, serta kepedulian mereka terhadap masa depan pariwisata Indonesia.
Salah satu sesi menarik dalam acara ini adalah Motion Challenge yang berupa debat antar pasangan finalis duta wisata. Topik-topiknya berhubungan dengan pariwisata, budaya, pembangunan berkelanjutan, dan tantangan global. Yang unik: pertanyaan debatnya datang dari mahasiswa ITK sendiri, sehingga tercipta interaksi dua arah yang sangat mendidik.
Wakil Rektor ITK menyampaikan bahwa acara ini lebih dari sekadar kompetisi: “Kegiatan ini bukan hanya ajang lomba atau pertunjukan semata, tetapi proses pembelajaran yang menanamkan nilai kreativitas, kolaborasi, dan nasionalisme.”
Penyelenggaraan di ITK juga mendapat respons positif dari pemerhati pariwisata lokal karena dianggap memperkuat sinergi antara kampus, pemerintah daerah, dan stakeholder pariwisata. Kepala Dinas Pariwisata Balikpapan menyebut bahwa duta wisata bukan saja wakil destinasi, tapi juga agen perubahan yang membawa semangat inovatif dan daya saing.
Bagi ITK sendiri, kegiatan ini sejalan dengan visi kampus sebagai pusat inovasi teknologi dan pengembangan SDM yang relevan dengan industri—termasuk industri pariwisata.
Bagi pelaku pariwisata dan edukasi: acara seperti ini menunjukkan bahwa generasi muda sekarang tidak hanya “wisata saja”, tapi juga berpikir kritis tentang bagaimana pariwisata dikembangkan secara berkelanjutan.
Bagi content creator atau penyedia layanan alat foto/video momentum ini bisa jadi konten menarik, misalnya cerita “duta wisata + kampus teknologi” atau “inovasi mahasiswa untuk promosi pariwisata”.
Bagi destinasi & brand pariwisata: ini sinyal bahwa nilai edukasi, partisipasi warga, dan teknologi makin jadi bagian dari narasi pariwisata modern.
Acara di ITK menegaskan bahwa pariwisata masa depan tidak hanya soal destinasi yang “menarik” secara visual, tapi juga soal keterlibatan masyarakat, teknologi, dan inovasi sosial. Generasi muda diberi ruang untuk berbicara, berargumen, dan berkontribusi—yang artinya arah pariwisata Indonesia makin inklusif.
Semoga momentum ini bisa memperkuat bagaimana kita memahami pariwisata sebagai sektor yang bukan hanya membawa wisatawan, tapi menciptakan dampak positif dan cerita yang bermakna.
Ayo temuin paket paket-paket tour murah di 7summitstravel.com atau kamu bisa custom serta konsultasi gratis terkait tour kamu lewat whatsapp kami di nomor 0811-2277-954
Comments